IHSG Kembali Anjlok 5 Persen di Jakarta akibat Tekanan MSCI
IHSG turun sekitar 5 persen ke level 4.923 pada akhir sesi pertama 19 Oktober 2026. Pelemahan berlanjut di tengah evaluasi MSCI atas klasifikasi pasar Indonesia, yang keputusannya belum ditetapkan.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun sekitar 5 persen ke level 4.923 pada akhir perdagangan sesi pertama Senin, 19 Oktober 2026.
Tempo melaporkan, penurunan IHSG berlanjut setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI), lembaga penyedia indeks global, menilai pasar modal Indonesia tidak lagi memenuhi kriteria klasifikasi Pasar Berkembang atau Emerging Market. MSCI membuka kemungkinan menurunkan status Indonesia menjadi Pasar Mandiri atau Standalone Market.
Tekanan di pasar saham telah berlangsung sejak Jumat, 16 Oktober 2026. Pergerakan tersebut mencerminkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek klasifikasi pasar Indonesia, sementara keputusan perubahan status belum ditetapkan.
Tekanan MSCI memperbesar risiko bagi pasar Indonesia
Bagi pembaca nasional, pelemahan IHSG menunjukkan dampak langsung isu klasifikasi pasar terhadap aset keuangan Indonesia. RRI melaporkan IHSG pada penutupan sesi pertama turun 5,05 persen atau 261,84 poin ke level 4.923,26.
MSCI akan menghimpun masukan dari pelaku pasar mengenai klasifikasi Indonesia sampai 30 April 2027. Keputusan final mengenai reklasifikasi tersebut dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Isu ini juga berpotensi memengaruhi investor asing dan institusi yang menggunakan klasifikasi indeks global dalam menentukan alokasi aset. Namun, laporan yang tersedia menyebut perubahan status Indonesia masih berupa kemungkinan dan belum menjadi keputusan resmi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
DKI Aktifkan Water Mist di 145 Gedung Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengaktifkan 179 perangkat water mist di 145 gedung pada 19 Oktober 2026. Opsi pembatasan aktivitas luar ruangan disiapkan bagi ke…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





