Kabar18.com

Sabtu, 24 Oktober 2026

Kalam Salan Desak Prabowo Tangani Karhutla Lintas Batas

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan mendesak Presiden Prabowo menangani karhutla Indonesia yang memicu kabut asap lintas batas. Ia mengusulkan lima langkah regional.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sinar matahari pagi menembus kabut tebal di antara pepohonan dan semak belukar.
Ilustrasi: Sinar matahari pagi menembus kabut tebal di antara pepohonan dan semak belukar. · Foto: Anton Kudryashov / Pexels

Kuala Lumpur — Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan mendesak Presiden Indonesia Prabowo Subianto segera menangani kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu kabut asap lintas batas hingga Malaysia pada 21 Oktober 2026.

Desakan itu disampaikan Kalam saat membahas Rancangan Undang-Undang Perbekalan (Anggaran) 2027 di Dewan Rakyat Malaysia. Ia menggunakan bahasa Jawa agar pesannya dipahami para pemimpin Indonesia. Kalam meminta kebakaran dipadamkan, pembakaran dihentikan, dan masalah kabut asap tidak berulang setiap tahun.

Menurut laporan, asap dari kebakaran hutan dan lahan Indonesia dapat terbawa ke wilayah Malaysia. Kondisi itu menyulitkan masyarakat memperoleh udara bersih dan menimbulkan keluhan kesehatan, termasuk batuk, tenggorokan gatal, serta gangguan pernapasan. Dampaknya juga disebut menjangkau pendidikan, pariwisata, perkebunan, pekerjaan, dan penghasilan pekerja asal Indonesia.

Kalam mengusulkan lima langkah. Usulan itu meliputi penguatan penegakan hukum bersama, sistem peringatan dini ASEAN berbasis pemantauan satelit dan pertukaran data titik panas secara waktu nyata, serta tim tanggap darurat regional untuk memadamkan kebakaran sebelum asap melintasi perbatasan.

Kabut asap lintas batas berdampak pada kesehatan dan penghidupan

Masalah ini relevan bagi pembaca Indonesia karena kebakaran di dalam negeri dapat menimbulkan dampak kesehatan dan sosial di Indonesia sekaligus memengaruhi hubungan dengan negara tetangga. Gangguan kualitas udara dapat menghambat kegiatan belajar, pekerjaan, aktivitas perkebunan, serta kegiatan masyarakat di laut.

Usulan lainnya ialah memperkuat pelaksanaan Perjanjian ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas melalui mekanisme pertanggungjawaban yang lebih efektif dan membentuk dana regional untuk pencegahan kebakaran, pemulihan lahan gambut, serta bantuan bagi masyarakat terdampak. Bernama juga melaporkan bahwa Kalam mendorong pemerintah Malaysia menggunakan jalur diplomatik untuk meminta Filipina, sebagai Ketua ASEAN 2026, memimpin tindakan regional yang lebih kuat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.