Kabar18.com

Senin, 19 Oktober 2026

Bos IMF Peringatkan Risiko AI Tanpa Pagar Pengaman di Bangkok

Kristalina Georgieva memperingatkan risiko AI dapat melampaui manfaatnya tanpa perlindungan, landasan etika, dan kerja sama pemerintah dengan industri teknologi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto makro komponen sirkuit elektronik dan mikrocip pada papan sirkuit berwarna oranye.
Ilustrasi: Foto makro komponen sirkuit elektronik dan mikrocip pada papan sirkuit berwarna oranye. · Foto: Lenharth Systems / stocksnap (Openverse), CC0

Bangkok — Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva memperingatkan risiko kecerdasan buatan (AI) yang berkembang cepat tanpa pagar pengaman memadai dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Georgieva menyamakan perkembangan AI dengan mobil Formula 1 yang melaju tanpa pembatas untuk melindungi orang-orang di sekitarnya. Ia mengatakan tantangan utamanya bukan menghentikan kemajuan teknologi, melainkan memasang perlindungan agar AI tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat.

Menurut Georgieva, risiko AI dapat melampaui manfaatnya jika tidak disertai perlindungan dan landasan etika. Ia juga menyebut akses terhadap infrastruktur digital, listrik, serta regulasi yang memadai sebagai prasyarat agar manfaat teknologi dapat dirasakan lebih luas.

Perlindungan AI Berpengaruh pada Pekerja Indonesia

Isu tersebut relevan bagi Indonesia karena perubahan teknologi dapat memengaruhi pekerjaan, kebutuhan keterampilan, dan kesiapan pendidikan. Georgieva mendorong keterlibatan pemerintah dan industri teknologi dalam menetapkan standar keselamatan, memperkuat kerja sama global, serta melibatkan masyarakat dalam pengaturan AI.

Ia juga menekankan perlunya pelatihan ulang pekerja dan jaring pengaman sosial. Langkah itu ditujukan untuk membantu masyarakat beradaptasi ketika pekerjaan rutin berubah akibat penggunaan AI.

Georgieva menyampaikan pandangannya dalam diskusi bertajuk AI and the Global Economy: From Risk to Opportunity. Forum itu berlangsung dalam rangkaian pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bangkok.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.