Bos IMF Peringatkan Risiko AI Tanpa Pagar Pengaman di Bangkok
Kristalina Georgieva memperingatkan risiko AI dapat melampaui manfaatnya tanpa perlindungan, landasan etika, dan kerja sama pemerintah dengan industri teknologi.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Bangkok — Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva memperingatkan risiko kecerdasan buatan (AI) yang berkembang cepat tanpa pagar pengaman memadai dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Georgieva menyamakan perkembangan AI dengan mobil Formula 1 yang melaju tanpa pembatas untuk melindungi orang-orang di sekitarnya. Ia mengatakan tantangan utamanya bukan menghentikan kemajuan teknologi, melainkan memasang perlindungan agar AI tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat.
Menurut Georgieva, risiko AI dapat melampaui manfaatnya jika tidak disertai perlindungan dan landasan etika. Ia juga menyebut akses terhadap infrastruktur digital, listrik, serta regulasi yang memadai sebagai prasyarat agar manfaat teknologi dapat dirasakan lebih luas.
Perlindungan AI Berpengaruh pada Pekerja Indonesia
Isu tersebut relevan bagi Indonesia karena perubahan teknologi dapat memengaruhi pekerjaan, kebutuhan keterampilan, dan kesiapan pendidikan. Georgieva mendorong keterlibatan pemerintah dan industri teknologi dalam menetapkan standar keselamatan, memperkuat kerja sama global, serta melibatkan masyarakat dalam pengaturan AI.
Ia juga menekankan perlunya pelatihan ulang pekerja dan jaring pengaman sosial. Langkah itu ditujukan untuk membantu masyarakat beradaptasi ketika pekerjaan rutin berubah akibat penggunaan AI.
Georgieva menyampaikan pandangannya dalam diskusi bertajuk AI and the Global Economy: From Risk to Opportunity. Forum itu berlangsung dalam rangkaian pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bangkok.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Telkomsel Buka NextDev 12 untuk Startup AI di Jakarta
Telkomsel membuka NextDev ke-12 di Jakarta untuk technopreneur Indonesia yang mengembangkan solusi digital berbasis AI. Pendaftaran berlangsung hingga…
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga





