Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Waryanah Merawat Cucu Penyandang Disabilitas Selama 13 Tahun di Bantul

Waryanah, 65 tahun, merawat Cahyo Agung Wibowo, 18 tahun, selama sekitar 13 tahun sambil berjualan jajanan pasar dengan penghasilan Rp30.000-Rp35.000 per hari di Bantul.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tiga wanita mengenakan kebaya sedang menyiapkan aneka jajanan pasar tradisional di atas lantai.
Ilustrasi: Tiga wanita mengenakan kebaya sedang menyiapkan aneka jajanan pasar tradisional di atas lantai. · Foto: Daneswara Eka / Pexels

Kedung Buweng — Waryanah, 65 tahun, merawat cucunya, Cahyo Agung Wibowo, 18 tahun, selama sekitar 13 tahun hingga 22 Oktober 2026 di Kedung Buweng 4, Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Cahyo mengalami disabilitas sejak bayi dan tidak dapat berjalan atau berbicara.

Mengapa ini penting: Kondisi ini menunjukkan bahwa Waryanah menggunakan penghasilan Rp30.000-Rp35.000 per hari untuk memenuhi kebutuhan hidup dan perawatan Cahyo, termasuk popok.

Menurut laporan kumparan dan Harian Jogja, kedua orang tua Cahyo pergi ketika dia berusia sekitar lima tahun dan tidak pernah kembali atau memberi kabar. Sejak itu, Waryanah menjadi pengasuh utama sekaligus pencari nafkah bagi cucunya.

Waryanah berjualan jajanan pasar dengan berjalan kaki lebih dari dua kilometer menuju Pasar Imogiri. Penghasilannya sekitar Rp30.000 hingga Rp35.000 per hari untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, termasuk membeli popok Cahyo.

Cahyo menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar berukuran sekitar dua kali tiga meter. Ia membutuhkan bantuan untuk menjalani aktivitas sehari-hari; salah satu kegiatan yang masih dapat dilakukan sendiri ialah minum dari botol dot, sedangkan untuk makan ia harus disuapi.

Waryanah biasanya berjualan dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Ia tidak dapat meninggalkan rumah terlalu lama karena harus mengawasi Cahyo, yang dikhawatirkan berjalan keluar dan jatuh ke sungai di depan rumah.

Cahyo tidak bersekolah karena kondisinya. Di rumah, ia mengisi waktu dengan mendengarkan radio. Waryanah mengatakan kekhawatiran terbesarnya adalah masa depan Cahyo ketika ia tidak lagi mampu merawat cucunya.

Waryanah menerima bantuan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan, tetapi laporan kedua media menyebut bantuan itu terbatas. Dinas Sosial Kabupaten Bantul menjelaskan bahwa bidang rehabilitasi sosial menangani warga yang termasuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Inspirasi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.