Kabar18.com

Jumat, 30 Oktober 2026

Festival Budaya Sabang Merah Sanggau Ditutup dengan Kirab Jawa

Festival Budaya Sabang Merah 2026 di Sanggau berakhir dengan pelepasan Kirab Paguyuban Jawa pada Kamis, 29 Oktober. Acara turut menampilkan tarian khas Jawa dan pencak silat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sejumlah penari perempuan mengenakan busana tradisional Jawa saat menari di depan pendopo.
Ilustrasi: Sejumlah penari perempuan mengenakan busana tradisional Jawa saat menari di depan pendopo. · Foto: Andi sabandi / Pexels

Sanggau — Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena melepas Kirab Paguyuban Jawa pada penutupan Festival Budaya Sabang Merah 2026 di Kawasan Taman Arongk Belopa, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis, 29 Oktober 2026.

Kirab tersebut digelar Guyub Gawe Guno (G3) sebagai bagian dari penampilan budaya Jawa. Sebelum pelepasan, rombongan bupati dan wakil bupati disambut tarian khas Jawa, kemudian acara dimeriahkan pertunjukan pencak silat.

Festival Budaya Sabang Merah berlangsung selama enam hari, dari 24 hingga 29 Oktober 2026. Kegiatan ini mempertemukan berbagai paguyuban dan kelompok etnis di Kabupaten Sanggau melalui pawai budaya, kesenian daerah, serta sajian tradisi masyarakat.

Festival mempertemukan paguyuban dan tradisi Sanggau

Rangkaian festival menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal keragaman budaya di Kabupaten Sanggau. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai paguyuban, termasuk kelompok Dayak, Melayu, Jawa, Sunda, Madura, Batak, Tionghoa, Sumatera Barat, serta Kerabat Keraton Tayan.

Pada pembukaan 24 Oktober 2026, karnaval budaya diberangkatkan dari halaman Kantor Bupati Sanggau menuju Taman Arongk Belopa. Rute itu melewati Jalan Jenderal Sudirman. Festival tahun ini menjadi pelaksanaan perdana yang menyatukan sejumlah etnis dan paguyuban dalam satu kegiatan.

Penampilan kirab dan budaya Jawa pada hari terakhir menandai berakhirnya rangkaian Festival Budaya Sabang Merah 2026. Pertunjukan tersebut melengkapi agenda seni dan tradisi yang disajikan selama festival di Taman Arongk Belopa.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pariwisata

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.