Sebuku Nunukan Ditetapkan Jadi Pusat Latihan Tempur Permanen TNI
TNI menetapkan Sebuku, Nunukan, sebagai pusat latihan tempur permanen pada 29 Oktober 2026. Kawasan ini akan mendukung latihan tiga matra dan menunggu jadwal peresmian.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Sebuku — TNI menetapkan kawasan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sebagai pusat latihan tempur permanen pada 29 Oktober 2026. Fasilitas itu akan mendukung latihan tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Penetapan tersebut menjadi fakta baru dalam pengembangan kawasan latihan TNI di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Peresmian pusat latihan oleh Panglima TNI masih menunggu jadwal.
Pusat latihan permanen memperkuat kesiapan di perbatasan
Kawasan Sebuku sebelumnya digunakan untuk berbagai kegiatan latihan dan peninjauan kesiapan satuan. Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat mencatat latihan posko YTP 614/Raja Pandhita berlangsung di daerah latihan Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, pada 28 September hingga 1 Oktober 2026.
Latihan Antar Kecabangan Yonif 614/Raja Pandhita juga digelar di Sebuku dengan melibatkan 1.300 personel TNI Angkatan Darat. Kegiatan tersebut menguji keterpaduan berbagai kecabangan dan kesiapan prajurit menghadapi karakteristik medan hutan serta rawa.
Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meninjau Markas Komando Latihan Tempur TNI di Sebuku pada 22 Oktober 2026. Peninjauan itu mencakup kondisi satuan dan fasilitas pendukung latihan.
Pengembangan pusat latihan permanen menempatkan Sebuku sebagai kawasan untuk mendukung kesiapan pertahanan di perbatasan. Latihan lintas matra akan memerlukan koordinasi antara unsur darat, laut, dan udara sesuai kebutuhan operasi terpadu.
Peresmian oleh Panglima TNI menjadi tahapan berikutnya setelah penetapan kawasan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
LAB45 Soroti Kontrak Pesawat Peringatan Dini dan Pengganti F-15
Pembaruan kajian LAB45 pada 23 Oktober 2026 menyoroti belum adanya kontrak untuk pesawat peringatan dini dan pengganti 36 jet tempur F-15, di tengah p…
Terbaru di Pertahanan
Baca juga





