Kabar18.com

Jumat, 16 Oktober 2026

Festival Srawung Budaya Jebres Hadirkan Seni Tradisional di Surakarta

Festival Srawung Budaya Kecamatan Jebres berlangsung 16–17 Oktober 2026 di Halaman Kecamatan Jebres, Surakarta. Acara terbuka untuk umum dengan reog, barongsai, tari tradisional, dan pertunjukan kelurahan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang pria mengenakan pakaian tradisional meniup serpihan kayu saat mengukir topeng tradisional.
Ilustrasi: Seorang pria mengenakan pakaian tradisional meniup serpihan kayu saat mengukir topeng tradisional. · Foto: kevin yung / Pexels

Surakarta — Festival Srawung Budaya Kecamatan Jebres akan digelar pada Jumat–Sabtu, 16–17 Oktober 2026, di Halaman Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Acara ini terbuka untuk umum dan menghadirkan pertunjukan seni dari sejumlah kelurahan di Kecamatan Jebres.

Rangkaian festival dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Pada Jumat, 16 Oktober 2026, acara dibuka dengan penampilan Reog Singo Mudo Jebres pada pukul 15.30–17.30 WIB. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan Camat Jebres, arahan Wali Kota Surakarta, Tari Gambyong Pareanom, serta pertunjukan dari sejumlah kelurahan.

Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pengunjung dapat menyaksikan Barongsai Macan Putih Sudiroprajan di halaman barat. Pertunjukan dari Kelurahan Jagalan, Kepatihan Wetan, Sudiroprajan, Mojosongo, dan Purwodiningratan juga masuk dalam rangkaian acara. Festival ditutup dengan pembacaan hasil lomba, penutupan oleh pembawa acara, serta penampilan musik Jadul oleh Om Samantha.

Festival menjadi ruang temu seni warga Jebres

Festival ini memberi ruang bagi warga Surakarta dan sekitarnya untuk menyaksikan kesenian tradisional serta karya seni dari kelurahan-kelurahan di Kecamatan Jebres secara langsung. Keterlibatan berbagai wilayah dalam satu agenda mempertemukan ragam pertunjukan, mulai dari reog dan barongsai hingga tari tradisional.

Masyarakat dapat hadir bersama keluarga atau kerabat karena seluruh rangkaian acara terbuka untuk umum. Penyelenggara juga mengusung tema “Jebres Kuncara Ngrumat Adat, Ngrembaka Seni Lan Budaya”, yang menekankan pelestarian adat, pengembangan seni dan budaya, serta kebersamaan masyarakat.

Agenda berikutnya berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, dengan penampilan Barongsai Macan Putih Sudiroprajan dan pertunjukan dari sejumlah kelurahan sebelum rangkaian acara ditutup.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pariwisata

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.