Kabar18.com

Sabtu, 31 Oktober 2026

BMKG Waspadai Sirkulasi Siklonik Baru di Utara Aceh

BMKG mendeteksi sirkulasi siklonik baru di utara Aceh dan menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumatra pada 30 Oktober–2 November 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ombak besar berbusa putih menghantam bebatuan di tepi pantai di bawah langit mendung.
Ilustrasi: Ombak besar berbusa putih menghantam bebatuan di tepi pantai di bawah langit mendung. · Foto: Michael Goyberg / Pexels

Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi potensi pembentukan sirkulasi siklonik baru di sekitar Laut Andaman sebelah utara Aceh mulai 27 Oktober 2026. Sistem tersebut berpeluang meningkatkan hujan di sejumlah wilayah Sumatra hingga akhir Oktober.

BMKG menyatakan peluang penguatan sirkulasi masih rendah dalam 24 jam ke depan. Namun, sistem itu dapat membentuk daerah konvergensi atau pertemuan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan peluang hujan sedang hingga lebat di sebagian Sumatra bagian utara.

Dalam dua hingga tiga hari berikutnya, sirkulasi tersebut berpotensi berkembang dan bergerak ke arah barat-barat laut, menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, pengaruhnya terhadap pembentukan daerah konvergensi masih dapat meningkatkan peluang hujan di sebagian Aceh dan Sumatra Utara.

Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi meluas di Sumatra

Prakiraan BMKG untuk periode 30 Oktober–2 November 2026 menempatkan Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung dalam status siaga hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah-wilayah tersebut juga berpotensi mengalami hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Bagi pembaca di Sumatra, informasi ini menjadi dasar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan perjalanan, genangan, serta dampak hujan lebat di wilayah masing-masing. BMKG secara khusus mengingatkan masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk mewaspadai hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang selama sepekan.

BMKG menyebut sirkulasi baru itu diperkirakan bergerak menjauhi Indonesia setelah berkembang dalam dua hingga tiga hari. Pemantauan cuaca dan peringatan dini tetap menjadi rujukan untuk melihat perubahan wilayah yang berpotensi terdampak.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.