GIPI Soroti Penurunan Penumpang Domestik dan Harga Tiket Pesawat
GIPI menyebut penumpang pesawat domestik pada 2025 turun 22,9 persen dibandingkan 2019. Harga avtur dan biaya penerbangan lain turut menekan pemulihan pariwisata Indonesia.
Oleh Asyinta Sastra
· 1 menit baca
Jakarta — Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyatakan sektor pariwisata Indonesia masih menghadapi tekanan pada 14 Oktober 2026, terutama dari penurunan penumpang penerbangan domestik dan tingginya harga tiket.
Mengapa ini penting: Penurunan penumpang domestik dan tingginya harga tiket dapat memengaruhi pilihan perjalanan wisatawan, sementara kunjungan wisatawan mancanegara terus meningkat.
Ketua Umum GIPI Hariyadi B. Sukamdani menyampaikan hal itu dalam konferensi pers Rapimnas dan Rakernas IV GIPI di Jakarta. Menurut dia, jumlah penumpang pesawat domestik pada 2025 mencapai 61,2 juta orang, turun 22,9 persen dibandingkan 2019 yang mencapai 79,4 juta orang.
GIPI mengaitkan tekanan harga tiket dengan tingginya harga bahan bakar pesawat atau avtur serta biaya penerbangan lain. Komponen yang disebut antara lain pajak pertambahan nilai atas avtur, biaya pelayanan penumpang, biaya penanganan darat, dan biaya suku cadang pesawat.
Harga tiket yang tinggi membuat penumpang, terutama untuk perjalanan domestik, lebih selektif memilih penerbangan. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan pemulihan pariwisata setelah pandemi.
Di sisi lain, kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari-Agustus 2026 mencapai sekitar 10,58 juta kunjungan dan tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, menurut data Badan Pusat Statistik yang dikutip media.
GIPI memperkirakan kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026 dapat mencapai 16,2 juta apabila pertumbuhan tersebut terus berlanjut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
MotoGP Mandalika 2026 Meningkatkan Permintaan Homestay di Desa Kuta
Permintaan kamar homestay di Desa Kuta meningkat selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Tarif salah satu penginapan naik dari sekitar Rp600 ri…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





