Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Jambi Perpanjang Belajar Daring TK hingga SMP karena ISPU 268

Pemerintah Kota Jambi memperpanjang pembelajaran daring untuk TK/PAUD, SD, dan SMP mulai 19 Oktober 2026. Keputusan diambil setelah ISPU mencapai 268 atau sangat tidak sehat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tampak atas tangan seseorang menggunakan laptop dan membuka buku catatan di atas meja kayu.
Ilustrasi: Tampak atas tangan seseorang menggunakan laptop dan membuka buku catatan di atas meja kayu. · Foto: Matthew Henry / stocksnap (Openverse), CC0

Jambi — Pemerintah Kota Jambi memperpanjang pembelajaran jarak jauh bagi jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP mulai 19 Oktober 2026 setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 268 pada Senin pagi.

Angka tersebut masuk kategori sangat tidak sehat. Kebijakan berlaku sampai kualitas udara dinyatakan aman untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka. Selama pelaksanaan PJJ, kepala satuan pendidikan, tenaga kependidikan, dan guru tetap menjalankan tugas untuk memastikan proses belajar berlangsung.

Guru juga diwajibkan menyampaikan materi secara daring agar hak belajar peserta didik tetap terpenuhi. Orang tua atau wali murid diminta mengawasi dan mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah.

PJJ melindungi siswa saat kualitas udara sangat tidak sehat

Kebijakan ini berdampak langsung pada keluarga di Kota Jambi karena aktivitas belajar jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP dilakukan dari rumah. Perubahan metode belajar tersebut menjadi langkah perlindungan kesehatan peserta didik selama ISPU masih berada pada tingkat sangat tidak sehat.

Dinas Pendidikan Kota Jambi menyampaikan perpanjangan PJJ melalui pemberitahuan resmi yang merujuk pada Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 20 Tahun 2026 serta Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 29 Tahun 2026 tentang antisipasi dampak pencemaran udara terhadap kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah Kota Jambi akan menyesuaikan kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka berdasarkan perkembangan kualitas udara dan hasil pemantauan kondisi lingkungan. Dengan demikian, sekolah tetap menjalankan pembelajaran daring hingga kondisi dinyatakan aman untuk kegiatan tatap muka.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.