Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Kemenkes Perluas Rumah Oksigen untuk Warga Terdampak Karhutla

Kementerian Kesehatan mengirim 500 ribu masker tambahan per provinsi terdampak, bersama oxygen concentrator dan obat-obatan. Layanan rumah oksigen serta Posyandu keliling diperkuat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah perangkat medis putih dengan selang dan tombol kontrol berlatar belakang putih polos.
Ilustrasi: Sebuah perangkat medis putih dengan selang dan tombol kontrol berlatar belakang putih polos. · Foto: Đậu Photograph / Pexels

Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirim tambahan masker, menyiapkan oxygen concentrator (OC) dan obat-obatan, serta memperluas layanan rumah oksigen untuk warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra pada 18 Oktober 2026.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan pengiriman 500 ribu masker tambahan untuk setiap provinsi terdampak. Bantuan itu disertai OC dan obat-obatan sesuai kebutuhan daerah. Seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di wilayah terdampak diwajibkan membuka layanan rumah oksigen dan memastikan ketersediaan obat, terutama untuk menangani infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.

Kemenkes juga menyiagakan penjangkauan layanan Posyandu dari rumah ke rumah bagi anak, ibu hamil, dan lansia. Pelaksanaannya melibatkan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta tenaga kesehatan setempat.

Perlindungan kesehatan diperkuat di wilayah terdampak

Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas akses pertolongan kesehatan ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla. Rumah oksigen menjadi salah satu layanan yang disiapkan untuk membantu warga dengan keluhan pernapasan, sedangkan distribusi masker dan obat dilakukan melalui dukungan fasilitas kesehatan di daerah.

Kemenkes menerjunkan kembali tim Pusat Krisis Kesehatan untuk memantau distribusi bantuan, operasional rumah oksigen, dan kebutuhan masyarakat. Pemantauan tersebut dilakukan bersama dinas kesehatan setempat di wilayah terdampak Kalimantan dan Sumatra.

Langkah berikutnya yang disebutkan Kemenkes adalah memastikan layanan rumah oksigen dan ketersediaan obat tetap berjalan di Puskesmas, sekaligus memantau penyaluran bantuan kepada kelompok rentan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.