Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Kriptografi Pascakuantum Disiapkan untuk Lindungi Data Digital Indonesia

Pemerintah Indonesia menyiapkan penguatan keamanan siber dan kriptografi pascakuantum untuk melindungi data digital dari risiko komputasi kuantum.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto makro komponen elektronik dan jalur pada papan sirkuit komputer berwarna biru.
Ilustrasi: Foto makro komponen elektronik dan jalur pada papan sirkuit komputer berwarna biru. · Foto: Ivan Chumak / Pexels

Jakarta — Pemerintah Indonesia menegaskan penguatan keamanan siber untuk menghadapi potensi ancaman komputasi kuantum terhadap sistem perlindungan data digital pada 17 Oktober 2026.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon mengatakan kesiapan menghadapi era komputasi kuantum perlu masuk dalam strategi memperkuat ketahanan siber Indonesia. Perkembangan teknologi tersebut dapat menimbulkan tantangan baru bagi sistem kriptografi yang digunakan untuk melindungi data.

Salah satu risiko yang diantisipasi ialah Harvest Now, Decrypt Later (HNDL), yakni pengumpulan data terenkripsi saat ini untuk dibuka ketika kemampuan teknologi sudah memadai. Karena itu, pemerintah mendorong persiapan sejak dini, termasuk melalui Post-Quantum Cryptography (PQC), yaitu metode kriptografi yang dirancang menghadapi ancaman komputer kuantum.

Keamanan data menopang ekonomi digital Indonesia

Penguatan keamanan siber penting bagi pembaca karena layanan digital, transaksi, dan pemanfaatan kecerdasan artifisial bergantung pada perlindungan data. Pemerintah dan pelaku industri perlu memetakan sistem serta data yang harus dilindungi, menyiapkan sumber daya manusia, dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Keamanan siber juga disebut sebagai bagian dari Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital. Dokumen tersebut menempatkan penguatan infrastruktur digital, pemanfaatan kecerdasan artifisial, integrasi ekonomi digital kawasan, dan kesiapan menghadapi komputasi kuantum dalam arah pengembangan ekonomi digital Indonesia.

Langkah lanjutan yang disebut dalam laporan meliputi pemetaan aset dan informasi yang membutuhkan perlindungan, perencanaan migrasi kriptografi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta koordinasi antara pemerintah dan industri. Upaya itu diarahkan agar pertumbuhan ekonomi digital berjalan bersama ketahanan dan kemandirian keamanan siber.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.