BMKG Perbarui Prediksi Hujan Indonesia hingga Januari 2027
BMKG memperbarui buletin iklim dengan analisis hujan September 2026 dan prediksi hujan Indonesia untuk November-Desember 2026 hingga Januari 2027.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui Buletin Informasi Iklim Oktober 2026 pada 17 Oktober 2026 dengan analisis curah hujan September 2026 dan prediksi hujan November-Desember 2026 hingga Januari 2027 di Indonesia.
Buletin tersebut memuat prediksi curah hujan dan sifat hujan untuk tiga bulan ke depan. BMKG menyebut wilayah Indonesia umumnya diprediksi mengalami curah hujan Rendah sebesar 73,15 persen, Menengah 23,79 persen, Tinggi 2,94 persen, dan Sangat Tinggi 0,13 persen pada periode November-Desember 2026 hingga Januari 2027.
Pembaruan itu menjadi informasi iklim operasional setelah analisis kondisi hujan pada September 2026. Rincian prediksi curah hujan dan sifat hujan disajikan dalam buletin pada halaman 7 hingga 8.
Pembaruan BMKG menjadi acuan informasi hujan nasional
Informasi tersebut relevan bagi pembaca di berbagai daerah karena mencakup wilayah Indonesia dan periode tiga bulan yang melintasi akhir 2026 hingga awal 2027. BMKG mengarahkan masyarakat untuk mengacu pada informasi terbaru yang dikeluarkan setiap bulan sebagai pemutakhiran dari prediksi sebelumnya.
Prediksi musim hujan BMKG sebelumnya menyebut sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan memasuki musim hujan pada November 2026 dan Desember 2026. Buletin Oktober memperbarui gambaran curah hujan berdasarkan analisis September 2026 serta prakiraan untuk November-Desember 2026 hingga Januari 2027.
Pembaruan buletin bulanan berikutnya menjadi rujukan lanjutan bagi keperluan operasional di lapangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Kriptografi Pascakuantum Disiapkan untuk Lindungi Data Digital Indonesia
Pemerintah Indonesia menyiapkan penguatan keamanan siber dan kriptografi pascakuantum untuk melindungi data digital dari risiko komputasi kuantum.
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga




