Ligwina Hananto Ingatkan Dana Darurat di Jakarta
Ligwina Hananto mengingatkan investor menyiapkan dana darurat dan menempatkan uang sesuai tujuan serta tenggat. Ia membedakan dana pendidikan anak jenjang S1 dari dana pensiun.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Ligwina Hananto mengingatkan pentingnya dana darurat dan penempatan investasi berdasarkan tujuan serta tenggat waktu saat pasar saham bergejolak di Jakarta pada 1 November 2026.
Lead Financial Trainer sekaligus Founder QM Financial itu menyampaikan prinsip tersebut dalam perayaan 23 tahun QM Financial dan peluncuran buku Belajar Finansial Bareng Semua. Ia mengatakan perencanaan keuangan perlu dibuat secara jelas agar setiap dana memiliki peruntukan yang dapat dibedakan.
Menurut Ligwina, tujuan keuangan harus diberi label dan jangka waktu. Dana pendidikan anak untuk jenjang S1, misalnya, memiliki tenggat yang berbeda dari dana pensiun. Perbedaan waktu tersebut membuat strategi penempatan dana tidak dapat disamakan.
Ia juga mengingatkan bahwa dana darurat membantu investor menghadapi penurunan nilai portofolio tanpa mengambil keputusan terburu-buru karena panik melihat pergerakan pasar. Uang yang tersedia untuk kebutuhan darurat dipisahkan dari dana yang ditempatkan untuk tujuan investasi tertentu.
Tujuan dan tenggat menentukan penempatan dana
Ligwina menekankan bahwa jumlah uang saja tidak cukup untuk menjadi dasar perencanaan. Dana harus diketahui peruntukannya, sehingga kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang dapat dikelola dengan pendekatan yang sesuai.
Pesan tersebut relevan bagi pembaca yang menghadapi perubahan nilai investasi. Dengan membedakan dana pendidikan anak dan dana pensiun, pemilik dana dapat memperhitungkan kebutuhan serta tenggat masing-masing sebelum menentukan strategi. Dana darurat juga berfungsi sebagai penyangga ketika pasar saham turun dan keputusan keuangan perlu dibuat dengan tenang.
Artikel sumber menyebutkan acara berlangsung di Jakarta dan pernyataan Ligwina dikutip pada Minggu, 1 November 2026. Tidak ada langkah lanjutan khusus yang dilaporkan setelah penyampaian prinsip perencanaan keuangan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Daerah
Polisi Periksa 19 Orang Seusai Aksi 28 Oktober di Jakarta
Polda Metro Jaya menangkap 19 orang seusai aksi #IndonesiaSadar pada 28 Oktober 2026 di Jakarta. Pada hari berikutnya, peserta masih diperiksa dan pem…
Terbaru di Inspirasi

Berita utama hari ini

Baca juga





