BNPB Uji Peralatan Bencana dalam Pembenahan 100 Hari
BNPB menyiapkan pembenahan internal selama 100 hari dengan menguji dan mencatat kondisi pompa, perahu, serta genset di gudang BNPB dan BPBD. Langkah ini menyusul pengungkapan dugaan korupsi Dana Siap Pakai oleh KPK.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 31 Oktober 2026 menyatakan akan menguji dan mencatat kondisi peralatan penanggulangan bencana sebagai bagian dari pembenahan internal selama 100 hari.
Peralatan yang akan diperiksa meliputi pompa, perahu, dan genset. BNPB menyatakan peralatan tersebut akan dikeluarkan dari gudang BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk diuji coba serta dicatat kondisinya.
Pembenahan itu dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) di lingkungan BNPB. KPK menyebut perkara tersebut berkaitan dengan penggunaan dana kebencanaan dan pengadaan barang serta jasa.
Pembenahan BNPB menentukan kesiapan peralatan daerah
Bagi pembaca di berbagai daerah, pemeriksaan ini berkaitan langsung dengan kesiapan peralatan saat penanggulangan bencana. Pencatatan kondisi dapat menjadi dasar untuk mengetahui alat yang siap digunakan dan peralatan yang perlu ditangani sebelum ditempatkan di wilayah rawan.
KPK pada 16 Oktober 2026 menyatakan telah melakukan penangkapan terhadap lima tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait penggunaan DSP di lingkungan BNPB. KPK menyebut dugaan perkara itu mencakup pengadaan barang dan jasa pada periode 2024–2026.
Dalam keterangan KPK, sejumlah penyedia diduga terafiliasi dengan salah satu tersangka dan total pengadaan disebut lebih kurang mencapai Rp148 miliar. KPK juga menyebut adanya dugaan penerimaan uang dan barang dalam perkara tersebut.
BNPB menyampaikan rencana pengujian dan pencatatan peralatan sebagai bagian dari konsolidasi internal 100 hari. Peralatan yang diperiksa akan mencakup perlengkapan yang tersimpan di gudang BNPB dan BPBD.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Cukai PT Djarum di Kudus
KPK mengusut dugaan korupsi penerimaan negara di sektor cukai yang menyeret PT Djarum. Kerugian negara masih berupa penghitungan awal hingga triliunan…
Terbaru di Hukum

Berita utama hari ini

Baca juga




