Kabar18.com

Minggu, 1 November 2026

Kapolri Minta Klub Perkuat Keamanan Super League di Jakarta

Kapolri Suyudi Ario Seto meminta I.League dan klub memperkuat pencegahan gangguan keamanan. Komitmen itu dibahas bersama pemerintah, kepolisian, PSSI, dan pemilik klub.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan lapangan sepak bola kosong dilihat dari balik jaring gawang.
Ilustrasi: Pemandangan lapangan sepak bola kosong dilihat dari balik jaring gawang. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meminta I.League dan seluruh klub peserta BRI Super League 2026/2027 memperkuat pencegahan gangguan keamanan dalam Club Owners Meeting di Jakarta pada 31 Oktober 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Fairmont Jakarta pada Jumat, 30 Oktober 2026, pemerintah, kepolisian, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), operator kompetisi, dan pemilik klub membahas keamanan, ketertiban, profesionalisme, serta keberlangsungan kompetisi sepak bola nasional.

Suyudi menyatakan keamanan pertandingan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Klub diminta aktif membangun komunikasi dengan suporter, melakukan langkah pencegahan, dan berkoordinasi dengan aparat keamanan karena klub dinilai paling memahami karakteristik pendukungnya.

Kapolri juga mengingatkan kewaspadaan terhadap tindakan anarkis, pelanggaran hukum, kriminalitas, dan pihak yang berupaya memanfaatkan sepak bola untuk memicu konflik. Kepolisian menerapkan pengamanan berdasarkan pemetaan risiko, data, serta informasi intelijen.

Keamanan kompetisi berdampak pada keberlangsungan sepak bola nasional

Komitmen tersebut relevan bagi pembaca nasional karena kompetisi sepak bola melibatkan kegiatan ekonomi masyarakat dan daerah. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut dampak ekonomi sepak bola perlu diimbangi dengan upaya menjaga persatuan serta mencegah konflik yang dapat mengganggu kompetisi.

Pertemuan itu dihadiri Kapolri Suyudi Ario Seto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, serta para pemilik klub peserta BRI Super League.

I.League dan klub menegaskan komitmen untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, meningkatkan profesionalisme, memperkuat pencegahan, serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah, kepolisian, dan PSSI agar kompetisi berlangsung aman, tertib, dan berkelanjutan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.