UMKM Batik Kendal Didorong Tingkatkan Keterampilan dan Akses Pasar
Ibas mendorong UMKM batik Kendal memperoleh peningkatan keterampilan, akses pembiayaan, dan pasar yang lebih luas. Penguatan usaha itu berjalan bersama pelestarian budaya lokal.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Kendal — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melalui dukungan keterampilan, pembiayaan, dan pemasaran pada 30 Oktober 2026.
Laporan terbaru menekankan kebutuhan pelaku UMKM terhadap peningkatan keterampilan, kemudahan akses pembiayaan, dan kesempatan memasarkan produk ke wilayah yang lebih luas. Dukungan itu diarahkan agar usaha dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, serta menjangkau konsumen di luar pasar lokal.
Ibas menyampaikan dorongan tersebut dalam kegiatan UMKM dan Batik di Alun-Alun Kaliwungu, Kendal. Dalam pemberitaan terkait kegiatan itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan bagi usaha masyarakat dan pengembangan batik sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
Dukungan UMKM batik memperkuat ekonomi dan budaya lokal
Batik Kendal, khususnya batik khas Kaliwungu, dipandang memiliki kaitan dengan warisan budaya, produksi, perdagangan, dan pariwisata. Pengembangan usaha tidak hanya diarahkan untuk memperluas pasar, tetapi juga untuk menjaga nilai sejarah dan identitas lokal.
Para perajin berharap perhatian terhadap UMKM batik dapat membantu meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan usaha. Pemberitaan juga mencatat bahwa pelestarian batik perlu berjalan bersama penguatan ekonomi agar karya perajin memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pengembangan UMKM tetap dikaitkan dengan kebutuhan nyata pelaku usaha, termasuk kendala permodalan, peningkatan keterampilan, dan akses pemasaran. Dukungan tersebut diharapkan membantu menjaga keberlangsungan usaha serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kendal.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Lingkungan
Pertamina Uji Pengumpulan Minyak Jelantah lewat Koperasi di Banyumas
Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Koperasi menguji pengumpulan minyak jelantah melalui empat koperasi di Banyumas. Program ini menargetkan 500.000…
Terbaru di Inspirasi

Berita utama hari ini

Baca juga





