Kabar18.com

Sabtu, 31 Oktober 2026

UMKM Batik Kendal Didorong Tingkatkan Keterampilan dan Akses Pasar

Ibas mendorong UMKM batik Kendal memperoleh peningkatan keterampilan, akses pembiayaan, dan pasar yang lebih luas. Penguatan usaha itu berjalan bersama pelestarian budaya lokal.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang wanita sedang membatik kain tradisional menggunakan canting dan wajan malam kecil.
Ilustrasi: Seorang wanita sedang membatik kain tradisional menggunakan canting dan wajan malam kecil. · Foto: JENNI AGUSTINA / Pexels

Kendal — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melalui dukungan keterampilan, pembiayaan, dan pemasaran pada 30 Oktober 2026.

Laporan terbaru menekankan kebutuhan pelaku UMKM terhadap peningkatan keterampilan, kemudahan akses pembiayaan, dan kesempatan memasarkan produk ke wilayah yang lebih luas. Dukungan itu diarahkan agar usaha dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, serta menjangkau konsumen di luar pasar lokal.

Ibas menyampaikan dorongan tersebut dalam kegiatan UMKM dan Batik di Alun-Alun Kaliwungu, Kendal. Dalam pemberitaan terkait kegiatan itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan bagi usaha masyarakat dan pengembangan batik sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

Dukungan UMKM batik memperkuat ekonomi dan budaya lokal

Batik Kendal, khususnya batik khas Kaliwungu, dipandang memiliki kaitan dengan warisan budaya, produksi, perdagangan, dan pariwisata. Pengembangan usaha tidak hanya diarahkan untuk memperluas pasar, tetapi juga untuk menjaga nilai sejarah dan identitas lokal.

Para perajin berharap perhatian terhadap UMKM batik dapat membantu meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan usaha. Pemberitaan juga mencatat bahwa pelestarian batik perlu berjalan bersama penguatan ekonomi agar karya perajin memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pengembangan UMKM tetap dikaitkan dengan kebutuhan nyata pelaku usaha, termasuk kendala permodalan, peningkatan keterampilan, dan akses pemasaran. Dukungan tersebut diharapkan membantu menjaga keberlangsungan usaha serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kendal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Inspirasi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.