Kabar18.com

Minggu, 20 September 2026

Medali OSN 2026 Buka Jalur Pembinaan, Wakil Indonesia Tetap Lewati Seleksi

Kemendikdasmen menyiapkan pembinaan lanjutan bagi peraih medali OSN. Kesempatan ke ajang internasional dan seleksi beasiswa berjalan melalui tahapan tersendiri setelah kompetisi nasional.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi ruang belajar di Toronto Reference Library, Kanada, dalam foto arsip 2022. Bukan lokasi atau dokumentasi OSN di Malang.
Ilustrasi ruang belajar di Toronto Reference Library, Kanada, dalam foto arsip 2022. Bukan lokasi atau dokumentasi OSN di Malang. · Foto: Canmenwalker / Wikimedia Commons / CC BY 4.0

Malang — Peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 mendapat peluang mengikuti pembinaan lanjutan untuk kompetisi internasional. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan para pemenang tetap harus melewati seleksi ulang kementerian.

Pernyataan itu disampaikan pada penutupan OSN jenjang pendidikan menengah di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu, 19 September 2026. Dalam laporan lapangan detikJatim yang terbit Minggu, 20 September, Mu’ti menjelaskan bahwa kesempatan pembinaan merupakan bagian dari apresiasi kepada pemenang, selain hadiah uang.

Ia juga menyatakan besaran hadiah tidak berkurang dari tahun sebelumnya. Untuk jenjang SMA, MA, SMK, MAK dan sederajat, peraih emas memperoleh Rp25 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp15 juta, menurut laporan tersebut.

Jalur setelah kompetisi telah dijelaskan Kemendikdasmen dalam keterangan resmi 16 September. Peserta dengan capaian terbaik berpeluang mengikuti pembinaan untuk olimpiade internasional, antara lain bidang matematika, fisika, dan informatika. Kementerian juga menyebut kesempatan mengikuti seleksi Beasiswa Talenta Indonesia. Peluang tersebut merupakan proses seleksi, sehingga medali nasional belum berarti seorang murid sudah ditetapkan sebagai delegasi atau penerima beasiswa.

Pendaftar OSN pendidikan menengah tahun ini mencapai 297.955 murid. Jumlah itu naik dari 265.251 pada 2025, atau 12,33 persen menurut Kemendikdasmen. Angka tersebut menghitung pendaftaran, berbeda dari jumlah peserta yang lolos ke babak nasional.

Kementerian merinci 540 finalis untuk sembilan cabang sains serta 26 finalis Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial, sehingga keseluruhan peserta kedua ajang berjumlah 566. Rangkaian di Malang berlangsung pada 14–20 September 2026.

Bagi murid dan sekolah, tahap berikutnya adalah pembinaan dan penentuan peserta untuk jalur yang dituju. Dua sumber yang diperiksa redaksi belum merinci tanggal seleksi ulang bagi pemenang tahun ini, kuota tiap bidang, maupun daftar delegasi internasional hasil OSN 2026.

Foto arsip: Canmenwalker / Wikimedia Commons, CC BY 4.0. Foto tidak diubah sebelum unggah.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.