Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

Mengapa Konsumen Tangerang Makin Perhatikan Bahan Kuliner

Konsumen di Tangerang semakin menilai kandungan bahan, kadar gula, dan asupan garam saat memilih makanan serta minuman. Tren matcha dan ube ikut mendorong inovasi kuliner.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Semangkuk bubuk cokelat di samping sendok keramik dan kantong kertas di atas permukaan putih.
Ilustrasi: Semangkuk bubuk cokelat di samping sendok keramik dan kantong kertas di atas permukaan putih. · Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels

Tangerang — Perubahan pilihan konsumen terhadap makanan dan minuman di Tangerang pada 4 November 2026 membuat kandungan bahan, kadar gula, dan asupan garam semakin diperhatikan.

Perhatian itu tidak lagi terbatas pada cita rasa dan harga. Konsumen juga menilai komposisi serta fungsi bahan sebelum menentukan sajian. Perubahan kebiasaan tersebut mendorong pelaku usaha mengembangkan produk yang dapat menyesuaikan kebutuhan konsumen.

Dairy Champ melihat peluang inovasi melalui perkembangan rasa matcha dan ube serta kebutuhan bahan yang dapat digunakan dalam berbagai kreasi kuliner. Kedua bahan itu disebut banyak digunakan dalam eksplorasi menu makanan dan minuman. Fleksibilitas bahan menjadi salah satu pertimbangan karena memungkinkan pengembangan kombinasi rasa, tekstur, dan jenis sajian.

Dalam keterangan di Tangerang, Dodi menjelaskan perbedaan susu kental manis dan susu evaporasi. Susu kental manis disebut mengandung 60 persen gula dan 40 persen susu, sedangkan susu evaporasi disebut 100 persen susu tanpa gula. Informasi tersebut menjadi bagian dari pemahaman konsumen terhadap komposisi bahan.

Mengapa perubahan pilihan konsumen penting bagi pembaca

Perubahan ini relevan bagi pembaca karena pilihan makanan dan minuman sehari-hari semakin dipengaruhi informasi pada bahan, bukan hanya rasa. Pemahaman atas kadar gula dan asupan garam membantu konsumen membandingkan produk secara lebih cermat, sementara pelaku usaha perlu menyesuaikan formulasi dan cara mengembangkan menu.

Tren matcha dan ube juga menunjukkan bahwa inovasi kuliner berlangsung bersama perubahan preferensi konsumen. Bahan tersebut dapat dipadukan dengan minuman, makanan penutup, dan resep lain. Namun, penggunaan bahan baru tetap perlu dibaca bersama komposisi produk secara keseluruhan, terutama ketika konsumen sedang mencari pilihan rendah gula.

Liputan mengenai perubahan selera ini tidak menyatakan jadwal kebijakan atau langkah lanjutan tertentu. Perkembangan berikutnya bergantung pada inovasi pelaku usaha dan perhatian konsumen terhadap informasi bahan dalam produk yang ditawarkan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.