Banjir Susulan Aceh Selatan di Trumon Timur
Luapan Sungai Lae Soraya merendam kawasan Trumon Timur. Satgas PRR meninjau dampak banjir susulan dan mendorong dukungan BNPB untuk penyediaan logistik serta peralatan penanganan darurat.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Trumon Timur — Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meninjau dampak banjir susulan akibat luapan Sungai Lae Soraya di Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, pada 4 November 2026.
Banjir melanda Gampong Lhok Raya, Gampong Cot Bayu, dan Gampong Padang Harapan. Luapan sungai tersebut berdampak pada kawasan permukiman dan kebutuhan warga di tiga gampong yang berada di wilayah Trumon Timur.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana pada 30 Oktober hingga 12 November 2026. Penetapan itu menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan unsur terkait untuk menjalankan penanganan bencana selama masa darurat.
Bantuan menjaga kebutuhan warga selama tanggap darurat
Satgas PRR juga mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam penyediaan logistik dan peralatan penanganan darurat.
Gampong Cot Bayu tercatat sebagai wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat luapan Sungai Lae Soraya. Kondisi tersebut menjadi konteks penting bagi penanganan banjir karena berdampak langsung pada kebutuhan dasar, keselamatan kelompok rentan, serta kesiapan pemerintah daerah dalam menangani bencana di kawasan Trumon Raya.
Satgas PRR menyebut dukungan BNPB diperlukan terutama apabila masa tanggap darurat diperpanjang setelah 12 November 2026. Dukungan itu diarahkan untuk membantu penyediaan logistik dan peralatan penanganan darurat bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
Informasi tersebut menjadi langkah lanjutan yang dinyatakan dalam laporan peninjauan dampak banjir susulan. Pemantauan dampak banjir berlangsung selama penanganan darurat, sementara kebutuhan dukungan BNPB tetap didorong sesuai perkembangan penanganan di lapangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pertahanan
TNI AD Tertibkan Bendera Bulan Bintang di Pidie
Penertiban Bendera Bulan Bintang di Pulo Keunari, Pidie, pada 4 November 2026 menewaskan satu warga dan melukai 13 warga serta enam personel TNI. Situ…
Terbaru di Pemerintahan

Baca juga



