Kabar18.com

Rabu, 21 Oktober 2026

Pemerintah Intensifkan Modifikasi Cuaca untuk Menangani Karhutla di Empat Provinsi

Pemerintah menjalankan operasi modifikasi cuaca di empat provinsi pada 19 Oktober 2026 dengan penyemaian garam dan es kering. BNPB juga menyiapkan 60.177 personel untuk penanganan karhutla secara bergiliran.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Awan kumulonimbus besar menjatuhkan hujan di atas hamparan padang hijau luas.
Ilustrasi: Awan kumulonimbus besar menjatuhkan hujan di atas hamparan padang hijau luas. · Foto: Péter Kövesi / Pexels

Jakarta — Pemerintah mengintensifkan operasi modifikasi cuaca untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan pada 19 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Operasi penyemaian awan berlangsung di empat provinsi dan BNPB menyiapkan 60.177 personel untuk penanganan karhutla dengan sistem kerja bergiliran.

BNPB melaksanakan penyemaian awan dengan garam atau natrium klorida (NaCl) dan es kering. Menurut laporan BNPB yang dikutip CNBC Indonesia, operasi pada hari itu mencakup dua sorti dengan 1.800 kilogram NaCl di Kalimantan Barat, lima sorti dengan 1.600 kilogram es kering dan 300 kilogram garam di Kalimantan Tengah, dua sorti dengan 2.000 kilogram garam di Kalimantan Selatan, serta tiga sorti dengan 1.600 kilogram es kering dan 800 kilogram garam di Sumatera Selatan.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan penggunaan es kering menjadi alternatif dari penyemaian awan dengan garam. Metro TV melaporkan metode itu digunakan untuk membantu mengurangi dampak asap karhutla di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah.

BNPB menyiapkan 60.177 personel dalam sistem kerja bergiliran siang dan malam. Jumlah itu mencakup personel di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah juga mengerahkan pasukan darat, armada udara, dan relawan. Menurut Tempo, pemerintah melakukan modifikasi cuaca secara intensif di empat provinsi tersebut dan melaporkan hujan mulai turun di sejumlah kabupaten.

Rincian operasi pada 19 Oktober

  • Kalimantan Barat: dua sorti dengan 1.800 kilogram NaCl.
  • Kalimantan Tengah: lima sorti dengan 1.600 kilogram es kering dan 300 kilogram garam.
  • Kalimantan Selatan: dua sorti dengan 2.000 kilogram garam.
  • Sumatera Selatan: tiga sorti dengan 1.600 kilogram es kering dan 800 kilogram garam.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.