Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

34.622 Rumah Terdampak Gempa, Lansia Jadi Prioritas Rekonstruksi

Pemkab Manggarai mencatat 34.622 rumah terdampak gempa hingga 18 Oktober 2026. Rekonstruksi memprioritaskan rumah warga lanjut usia dengan konsep tahan gempa.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang pekerja bertopi mengaduk semen di depan bangunan yang sedang direnovasi.
Ilustrasi: Seorang pekerja bertopi mengaduk semen di depan bangunan yang sedang direnovasi. · Foto: 女子 正真 / Pexels

Manggarai — Bupati Manggarai Herybertus Nabit memprioritaskan rekonstruksi rumah warga lanjut usia yang terdampak gempa Agustus 2026 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dengan konsep rumah tahan gempa pada 19 Oktober 2026.

Data resmi Pemerintah Kabupaten Manggarai hingga 18 Oktober 2026 mencatat 34.622 rumah terdampak gempa bumi Agustus 2026. Dari jumlah itu, 2.220 rumah mengalami rusak berat dan 6.129 rumah rusak sedang.

Herybertus mengatakan warga lanjut usia menjadi prioritas karena banyak di antara mereka tidak lagi memiliki kemampuan untuk bekerja dan mengumpulkan dana pembangunan rumah. Menurut dia, kehilangan tempat tinggal juga memberikan dampak psikologis yang berat bagi kelompok tersebut.

Rekonstruksi tidak hanya diarahkan untuk rumah warga lanjut usia. Pemerintah Kabupaten Manggarai menyatakan bangunan lain yang direkonstruksi atau dibangun pada masa mendatang juga akan menggunakan konsep tahan gempa.

Sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Nusa Cendana dan ITN Malang, telah membantu menyediakan modul konsep rumah tahan gempa. Kebijakan itu menjadi bagian dari penanganan setelah gempa Agustus 2026 merusak rumah warga di Manggarai.

Rekonstruksi Menjawab Kerentanan Warga Manggarai

Prioritas bagi warga lanjut usia penting bagi pembaca di tingkat nasional karena memperlihatkan kebutuhan khusus kelompok rentan dalam pemulihan pascabencana. Data Pemerintah Kabupaten Manggarai juga mencatat 1.054 jiwa termasuk kelompok rentan, terdiri atas 335 anak-anak, 265 warga lanjut usia, 267 balita, dan 55 warga dengan disabilitas.

Angka kerusakan rumah menunjukkan skala pemulihan yang harus ditangani pemerintah daerah. Penerapan konsep tahan gempa pada rumah dan bangunan lain diarahkan untuk mengurangi risiko kerusakan parah apabila terjadi guncangan berikutnya.

Rencana rekonstruksi tersebut disampaikan Bupati Manggarai saat berada di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan jadwal mulai pembangunan atau target penyelesaian rekonstruksi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.