Bank Indonesia Umumkan Keputusan BI-Rate pada 21 Oktober 2026
Bank Indonesia menjadwalkan pengumuman BI-Rate pada 21 Oktober 2026 setelah rapat dua hari. Survei 13 institusi terbelah antara proyeksi kenaikan menjadi 6 persen dan penahanan di 5,75 persen.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Indonesia — Bank Indonesia menjadwalkan pengumuman keputusan suku bunga acuan pada Rabu, 21 Oktober 2026, setelah Rapat Dewan Gubernur berlangsung pada 20-21 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Keputusan pada 21 Oktober 2026 akan menentukan apakah BI-Rate tetap 5,75 persen atau naik menjadi 6 persen, dengan dampak pada biaya dana dan keputusan sektor keuangan.
Jadwal itu tercantum dalam kalender RDG bulanan Bank Indonesia 2026. Pada rapat tersebut, bank sentral membahas dan menetapkan kebijakan moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran.
Proyeksi pasar terhadap hasil rapat berbeda. Survei CNBC Indonesia Research terhadap 13 institusi keuangan menunjukkan 10 responden memperkirakan BI-Rate naik 25 basis poin menjadi 6 persen, sedangkan tiga responden memproyeksikan suku bunga tetap 5,75 persen.
Bisnis.com melaporkan sejumlah ekonom memperkirakan kenaikan 25 basis poin diperlukan untuk mengantisipasi risiko arus modal keluar dan menjaga stabilitas moneter. Salah satu proyeksi yang dikutip berasal dari Kepala Ekonom Bank Danamon, Irman Faiz.
Namun, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia memperkirakan BI mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75 persen. Menurut LPEM UI, keputusan itu akan memperpanjang periode suku bunga tetap sejak Mei 2026.
Posisi BI-Rate terakhir tercatat 5,75 persen setelah RDG pada 22-23 September 2026 memutuskan mempertahankannya. Bank Indonesia juga menetapkan suku bunga Deposit Facility 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Apa Arti Cadangan Devisa Indonesia 146,3 Miliar Dolar AS?
Cadangan devisa Indonesia mencapai 146,3 miliar dolar AS pada akhir September 2026. Angka ini menunjukkan daya tahan pembayaran luar negeri, tetapi bu…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




