Kabar18.com

Minggu, 20 September 2026

Pesparani Pontianak Ditutup dengan Ajakan Merawat Persaudaraan

Pada penutupan Pesparani Katolik III, Wali Kota Pontianak mengajak peserta membawa semangat persaudaraan ke kehidupan sehari-hari dan ruang digital.

Redaksi Kabar18

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip Gereja Katedral Santo Yosef di Pontianak, 27 Juni 2016. Ilustrasi kehidupan umat Katolik di kota itu; bukan lokasi atau dokumentasi penutupan Pespara…
Foto arsip Gereja Katedral Santo Yosef di Pontianak, 27 Juni 2016. Ilustrasi kehidupan umat Katolik di kota itu; bukan lokasi atau dokumentasi penutupan Pesparani 2026. · Foto: baka_neko_baka / Wikimedia Commons / CC BY 2.0

PONTIANAK — Penutupan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik atau Pesparani Katolik III Kota Pontianak diwarnai ajakan menjaga persaudaraan dan saling menghormati. Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pesan tersebut di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan itu dirangkaikan dengan peringatan tujuh tahun Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik atau LP3K Kota Pontianak. Dalam keterangan Pemerintah Kota Pontianak, Edi menilai ruang berkesenian dan kegiatan keagamaan dapat mempererat perjumpaan warga sekaligus memperkuat keimanan.

Ia mengingatkan bahwa Pontianak menjadi tempat bertemunya beragam suku, agama, budaya, dan kegiatan masyarakat. Karena itu, penghormatan terhadap perbedaan perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah menyatakan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, sosial, olahraga, dan kebudayaan yang memperkuat kebersamaan.

ANTARA melaporkan pesan serupa dari acara penutupan tersebut. Edi juga menyoroti perilaku di media sosial: ruang digital bisa dipakai untuk hal bermanfaat, tetapi informasi yang memecah belah perlu diwaspadai. Ia mengajak warga bersikap dewasa menghadapi perbedaan pandangan.

Kepada peserta yang memperoleh nilai terbaik, Edi menyampaikan apresiasi. Peserta lain didorong tetap berlatih dan memanfaatkan kesempatan berikutnya untuk mengembangkan kemampuan. Pesan itu menempatkan proses belajar dan kebersamaan sebagai bagian dari kegiatan, selain capaian perlombaan.

Edi berharap LP3K terus menyelenggarakan kegiatan yang mempertemukan seni, nilai keagamaan, dan persaudaraan. Harapan tersebut merupakan ajakan pemerintah; laporan yang dipublikasikan tidak memuat pengukuran dampak sosial Pesparani terhadap kerukunan warga.

Sumber: Pemerintah Kota Pontianak dan ANTARA Kalbar, 19 September 2026.

Foto: baka_neko_baka, CC BY 2.0.

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.