PII Bahas Teknologi Pertahanan dalam CAFEO 2026 di Bandung
PII menjadi tuan rumah CAFEO 2026 di Bandung pada 20–22 Oktober. Rangkaian forum membahas inovasi, kemandirian teknologi pertahanan, dan kolaborasi insinyur ASEAN.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Bandung — Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menjadi tuan rumah Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) 2026 di Bandung, Jawa Barat, pada 20–22 Oktober 2026, dengan pembahasan yang mencakup inovasi dan teknologi pertahanan.
Rangkaian kegiatan diawali seminar nasional bertajuk “Insinyur Sebagai Garda Depan Disrupsi Teknologi Pertahanan” di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi, Jawa Barat, pada 19 Oktober 2026. Forum itu membahas kebutuhan penguasaan teknologi, inovasi, dan kemandirian industri pertahanan nasional.
Ketua Umum PII sekaligus Chairman ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO), Ilham Akbar Habibie, menyebut perkembangan kecerdasan buatan, sistem otonom, teknologi drone, keamanan siber, dan material canggih telah mengubah industri pertahanan dunia. Insinyur didorong tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga merancang dan mengembangkannya di dalam negeri.
Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksda TNI Sri Yanto, menyebut empat peran strategis insinyur, yakni menjaga kedaulatan teknologi pertahanan, mendorong inovasi, memperkuat komponen lokal dalam rantai pasok, serta membangun kolaborasi regional.
CAFEO 2026 mempertemukan insinyur dan sektor strategis
CAFEO 2026 merupakan rangkaian konferensi, sesi teknis, pameran, kelompok kerja, dan kunjungan teknis yang mempertemukan insinyur, pembuat kebijakan, pelaku industri, serta akademisi. Agenda tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas keinsinyuran dan kerja sama regional.
Dalam rangkaian kegiatan di Bandung, sejumlah agenda teknis ditempatkan di berbagai institusi dan perusahaan, termasuk PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Museum Geologi, Balai Kota Bandung, PT Kereta Api Indonesia, dan Bio Farma. Situs resmi CAFEO 44 mencantumkan pembukaan pada Selasa, 20 Oktober 2026, serta penutupan pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Bagi pembaca di Indonesia, forum ini relevan karena menghubungkan pengembangan keinsinyuran dengan kemandirian teknologi pertahanan, penguatan industri nasional, dan kolaborasi ASEAN. Pembahasan tersebut juga memperlihatkan peran perguruan tinggi, pemerintah, TNI, dan industri strategis dalam menghadapi perubahan teknologi pertahanan.
Setelah rangkaian utama di Bandung, agenda CAFEO 44 mencantumkan kunjungan ke Sekretariat ASEAN di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
Pangkalan TNI AL di Lampung Diproyeksikan Menjadi Homeport KRI Sriwijaya
Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin menyatakan pangkalan TNI Angkatan Laut di Lampung diproyeksikan menjadi homeport KRI Sriwijaya. Dermaga pendukung me…
Terbaru di Pertahanan
Berita utama hari ini

Baca juga





