Kabar18.com

Kamis, 22 Oktober 2026

Prabowo Serahkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun di Jakarta

Presiden Prabowo menyerahkan pembiayaan produktif Rp53,15 triliun kepada 2.106.401 debitur di Jakarta. Penerima berasal dari sektor usaha mikro, pertanian, perikanan, dan perdagangan.

Oleh

· 2 menit baca

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis akad kredit atau pembiayaan produktif senilai Rp53,15 triliun kepada 2.106.401 debitur di Jakarta pada Kamis, 22 Oktober 2026. Penyaluran itu mencakup periode Agustus hingga Oktober 2026 dan berlangsung dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIExpo Kemayoran.

Pembiayaan tersebut disalurkan melalui 343 lembaga jasa keuangan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, petani, nelayan, serta wirausaha lainnya. Perwakilan penerima yang disebut dalam laporan mencakup pengemudi ojek daring, petani kopi, pedagang makanan, pedagang pakaian, dan nelayan budi daya.

Dalam acara itu, penyerahan dilakukan kepada sejumlah perwakilan debitur. Dedi Supriyatna disebut sebagai pengemudi ojek daring di Jakarta yang akan menggunakan pembiayaan untuk membuka warung kelontong. Wahyu merupakan petani kopi di Kabupaten Temanggung, sedangkan Hendra Sukmawijaya menjalankan usaha nelayan budi daya di Kabupaten Bekasi. Ratna Dewi Susanti dan Dewi Murni disebut sebagai pedagang makanan dan pakaian.

Pembiayaan produktif memperluas akses ekonomi daerah

Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan formal bagi masyarakat di berbagai daerah. Kredit Usaha Rakyat turut disebut sebagai bagian dari pembiayaan yang disalurkan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, melaporkan bahwa pembiayaan selama tiga bulan tersebut menjangkau sekitar 2,1 juta penerima. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyebut realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat hingga 20 Oktober mencapai Rp257,84 triliun dengan jangkauan hingga 4 juta debitur.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah ingin memperluas penyaluran kredit bagi masyarakat produktif. Laporan lain dari acara yang sama menyebut target penyaluran kredit sebesar Rp400 triliun kepada 28 juta keluarga pada tahun berikutnya, tetapi target tersebut merupakan rencana lanjutan, bukan bagian dari penyaluran yang diserahkan pada 22 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.