Kabar18.com

Sabtu, 31 Oktober 2026

Pramono Perluas Normalisasi Kali Mampang di Jakarta

Pemprov DKI memperluas normalisasi Kali Mampang dan sejumlah sungai lain. Embung, pengerukan selokan, serta perbaikan pertemuan kali disiapkan sebelum musim hujan akhir November 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning terparkir di area proyek pengerjaan tanah.
Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning terparkir di area proyek pengerjaan tanah. · Foto: Vadym Alyekseyenko / Pexels

Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperluas normalisasi sungai di Kali Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Oktober 2026, untuk mengantisipasi musim hujan yang diperkirakan mulai akhir November 2026.

Pemprov DKI Jakarta mengerjakan normalisasi Kali Mampang segmen Poncol, Kuningan Barat, dengan pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan turap. Langkah itu ditujukan untuk meningkatkan kapasitas aliran serta mengurangi risiko banjir di kawasan Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pancoran.

Upaya antisipasi dilakukan secara terpadu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan pembangunan embung, pengerukan selokan, dan perbaikan pertemuan aliran Kali Mampang dengan Kali Krukut. Sistem aliran kedua kali tersebut terhubung menuju Kanal Banjir Barat.

Selain Kali Mampang, normalisasi juga mencakup Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Cakung Lama, dan Kali Angke. Pramono menyampaikan bahwa pengerukan kembali dilakukan pada sungai dan saluran air yang memerlukan pembenahan sebagai persiapan menghadapi hujan di Jakarta.

Normalisasi sungai memperkuat kesiapan Jakarta menghadapi banjir

Pekerjaan di Kali Mampang berkaitan langsung dengan sejumlah kawasan yang memiliki risiko genangan. Pengerukan sedimentasi dan perbaikan struktur tepi kali diharapkan memperlancar aliran air ketika curah hujan meningkat. Pemprov DKI juga menghubungkan pembenahan embung, sungai, dan pertemuan kali dalam satu penanganan aliran.

Data pekerjaan yang dilaporkan menunjukkan pengerukan Kali Mampang telah mengangkat sekitar 4.393 meter kubik sedimentasi, dengan sisa pekerjaan sekitar 14.727 meter kubik. Pemeliharaan turap dilakukan di Kali Mampang–Jalan Poncol Jaya sepanjang 300 meter dan Kali Krukut–Kompleks Canadiyanti sepanjang 241,7 meter.

Musim hujan 2026 diperkirakan mulai pada akhir November. Karena itu, normalisasi dan pengerukan dipercepat selama persiapan sebelum periode hujan tersebut, sementara pembangunan embung serta perbaikan pertemuan kali menjadi bagian dari langkah lanjutan pengendalian aliran air.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.