Pramono Targetkan Jakarta Juara Umum PON 2028
Pramono Anung menargetkan kontingen Jakarta menjadi juara umum PON 2028. Akuatik diandalkan setelah meraih 22 emas, 17 perak, dan 16 perunggu pada PON 2024.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan kontingen Jakarta menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 saat pelantikan Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia DKI Jakarta periode 2026–2030 di Balai Kota, Kamis (29/10/2026).
Pramono menyebut cabang olahraga akuatik sebagai salah satu harapan utama untuk mewujudkan target tersebut. Ia menilai capaian akuatik pada PON 2024 di Aceh-Sumatra Utara menjadi dasar penting bagi Jakarta untuk meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan berikutnya.
Pada PON 2024, akuatik Jakarta meraih 22 medali emas, 17 medali perak, dan 16 medali perunggu. Raihan itu membuat akuatik menjadi juara umum cabang olahraga tersebut. Pramono menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan dukungan agar target juara umum PON 2028 dapat dicapai.
Pelantikan tersebut menetapkan Ade Jona Prasetyo sebagai pimpinan Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia DKI Jakarta untuk masa bakti 2026–2030. Dalam kesempatan yang sama, kepengurusan baru menargetkan peningkatan perolehan medali pada PON mendatang.
Target PON 2028 membutuhkan penguatan prestasi akuatik
Bagi pembaca nasional, target Jakarta menunjukkan persaingan antardaerah menuju PON 2028 mulai dipersiapkan sejak penguatan organisasi cabang olahraga. Akuatik menjadi perhatian karena kontribusinya terhadap perolehan medali Jakarta pada PON sebelumnya.
Pramono menyampaikan target itu dalam sambutan pelantikan di Balai Kota. Dukungan pemerintah daerah diarahkan untuk membantu pembinaan atlet dan koordinasi olahraga, sementara Pengurus Provinsi Akuatik Indonesia DKI Jakarta bertugas melanjutkan pengelolaan cabang olahraga tersebut.
PON 2028 menjadi ajang yang dituju Jakarta untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi. Sumber laporan menyebut Jakarta juga siap mendukung penyelenggaraan pertandingan bersama Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, termasuk menjadi tuan rumah bagi cabang olahraga yang fasilitasnya belum tersedia atau belum memadai di kedua provinsi tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Jakarta Perkuat Pendampingan Digitalisasi Pasar
Indeks inklusi keuangan DKI Jakarta mencapai 99,74 persen dalam SNLIK 2026. Pemerintah daerah dan mitra industri memperkuat pendampingan digitalisasi…
Terbaru di Olahraga

Baca juga




