Kabar18.com

Sabtu, 31 Oktober 2026

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate 5,75% di Tengah Tekanan Rupiah

Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate 5,75% dan Lending Facility 6,50% setelah rapat 20–21 Oktober 2026. Deposit Facility dinaikkan menjadi 5,00% untuk membantu stabilitas rupiah dan menjaga inflasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sudut pandang rendah beberapa gedung pencakar langit dengan latar belakang langit biru cerah.
Ilustrasi: Sudut pandang rendah beberapa gedung pencakar langit dengan latar belakang langit biru cerah. · Foto: Tony Mucci / Pexels

Jakarta — Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50% setelah Rapat Dewan Gubernur pada 20–21 Oktober 2026, sementara Deposit Facility dinaikkan menjadi 5,00%.

Keputusan tersebut tercantum dalam Monetary Policy Report - Quarter III 2026 yang diperbarui pada 29 Oktober 2026. Bank Indonesia menyatakan kebijakan itu ditempuh di tengah tekanan eksternal yang terus kuat terhadap nilai tukar rupiah.

Laporan tersebut juga menyebut penguatan insentif kebijakan untuk transaksi lindung nilai Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dengan Bank Indonesia. Langkah ini diarahkan untuk menarik aliran modal asing, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing.

Kenaikan Deposit Facility memperkuat stabilitas rupiah

Bank Indonesia menyatakan sikap kebijakan moneter itu tetap konsisten dengan upaya menstabilkan nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027. BI-Rate tetap berada di 5,75%, sedangkan Lending Facility dipertahankan pada 6,50%.

Perubahan terjadi pada Deposit Facility yang dinaikkan menjadi 5,00%. Dalam laporan, keputusan tersebut ditempatkan bersama kebijakan insentif DNDF sebagai bagian dari respons Bank Indonesia terhadap tekanan eksternal dan kebutuhan menjaga stabilitas pasar keuangan.

Laporan Bank Indonesia merinci bahwa keputusan itu merupakan hasil rapat yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026. Publikasi laporan kebijakan moneter yang diperbarui pada 29 Oktober 2026 menjadi rujukan terbaru untuk rincian keputusan tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.