Resident Evil garapan Zach Cregger menuju pembukaan terbaik waralaba, skor kritikus 96 persen
Resident Evil arahan Zach Cregger meraup US$8,8 juta dari pratinjau Kamis di Amerika Utara. Proyeksi akhir pekan perdananya US$50 juta hingga di atas US$60 juta, jauh melewati rekor waralaba US$26,6 juta.
Oleh Asyinta Sastra
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Los Angeles — Film Resident Evil arahan Zach Cregger meraup US$8,8 juta dari pratinjau Kamis (17/9) di Amerika Utara dan, menurut proyeksi Deadline, akan menutup akhir pekan perdana 18–20 September dengan sedikitnya US$50 juta, pembukaan terbesar dalam 24 tahun sejarah film adaptasi gim Capcom itu.
Dalam pembaruan Jumat sore waktu setempat, Deadline menaksir pendapatan hari Jumat ditambah pratinjau mencapai sekitar US$24 juta dari 3.684 bioskop. Media itu menyebut angka akhir pekan minimal US$50 juta dan masih berpeluang naik.
TheWrap, dalam laporan pada hari yang sama, memasang proyeksi lebih tinggi: di atas US$60 juta. Variety menulis film ini membidik US$40 juta–US$50 juta, sementara sebagian proyeksi mendekati US$60 juta karena ulasan yang positif.
Pada semua skenario itu, rekor lama terlampaui jauh. Resident Evil: Afterlife (2010) selama ini memegang pembukaan terbaik waralaba, yakni US$26,6 juta; TheWrap menyebut rekor itu tetap terlewati setelah disesuaikan dengan inflasi. Bila proyeksi tersebut tercapai, menurut Deadline, angka itu sekaligus menjadi pembukaan domestik terbesar bagi Cregger, melewati Weapons yang tahun lalu dibuka dengan US$43,5 juta.
Pratinjau Kamis, yang menurut Deadline dimulai pukul 14.00 di 3.166 bioskop, ikut memecahkan catatan waralaba. Rekor pratinjau sebelumnya hanya sekitar US$1 juta, milik Resident Evil: The Final Chapter. Sebagai pembanding, pratinjau Weapons menghasilkan US$5,75 juta.
Film berklasifikasi R di Amerika Serikat ini diproduksi Sony bersama Constantin dengan anggaran bersih US$75 juta. Austin Abrams memerankan Bryan, kurir medis yang mengantar paket misterius ke sebuah kota yang dipenuhi zombi, menurut Variety.
CNN Indonesia menulis Cregger memilih alur orisinal tanpa tokoh ikonis gim seperti Leon S. Kennedy. Deadline mencatat sang sutradara, yang gemar memainkan gimnya, pernah menyatakan secara terbuka belum menonton satu pun film Resident Evil terdahulu.
Mengapa ini penting
Bagi penonton Indonesia, kabar ini relevan karena filmnya sudah bisa ditonton. CNN Indonesia melaporkan Resident Evil tayang di bioskop Tanah Air sejak 16 September dengan klasifikasi usia D17. Respons kritikus dan penonton di Amerika Serikat dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum membeli tiket.
Soal skor ulasan, sumber mencatat angka yang sedikit berbeda. Deadline dan TheWrap menyebut 96 persen kritikus di situs agregator Rotten Tomatoes memberi ulasan positif. CNN Indonesia menulis 97 persen dan menyebutnya adaptasi gim live-action (diperankan aktor, bukan animasi) dengan nilai tertinggi, di atas serial Fallout dan The Last of Us yang masing-masing dicatatnya 94 persen.
Skor penonton tercatat 91 persen menurut Deadline dan 90 persen menurut TheWrap. Angka di situs agregator itu dapat berubah seiring bertambahnya ulasan. Survei penonton PostTrak, menurut Deadline, memberi 4,5 dari 5 bintang, dengan 70 persen responden menyatakan pasti merekomendasikan film ini.
Lompatannya besar untuk waralaba ini. Deadline menulis film-film Resident Evil terdahulu berstatus "rotten" (busuk) di mata kritikus Rotten Tomatoes, dan skor penonton terbaik sebelumnya hanya 67 persen untuk film pertama pada 2002. CNN Indonesia, mengutip Forbes, menyebut film-film lama itu tidak pernah meraih skor kritikus di atas 40 persen.
Angka kunci
- US$8,8 juta: pendapatan pratinjau Kamis (Deadline, Variety, TheWrap); diputar di 3.166 bioskop menurut Deadline.
- US$24 juta: taksiran hari Jumat ditambah pratinjau dari 3.684 bioskop (Deadline).
- US$50 juta hingga di atas US$60 juta: rentang proyeksi akhir pekan perdana (Deadline, TheWrap).
- US$26,6 juta: rekor pembukaan lama milik Resident Evil: Afterlife pada 2010 (Deadline, TheWrap).
- US$75 juta: anggaran produksi (Deadline, Variety).
Apa selanjutnya
Akhir pekan perdana berlangsung hingga Minggu (20/9) waktu setempat, sehingga angka pembukaan di atas masih berupa proyeksi. Deadline juga menunggu nilai dari CinemaScore, lembaga survei penonton bioskop; nilai tertinggi yang pernah diraih film Resident Evil adalah B.
Di luar Amerika Utara, Deadline mencatat total 62 pasar, 58 di antaranya ditangani Sony. Thailand, negara-negara CIS (persemakmuran negara bekas Uni Soviet), dan Afrika Selatan menyusul pekan depan, Jepang pada 9 Oktober, sedangkan Tiongkok belum bertanggal. Sebelum akhir pekan dimulai, media itu memperkirakan pasar internasional menyumbang US$31 juta sehingga debut global sekitar US$80 juta, angka yang juga dikutip CNN Indonesia.
Persaingan bertambah pada akhir pekan berikutnya. TheWrap mencatat Avengers: Endgame Encore, Forgotten Island, dan Primetime dijadwalkan masuk bioskop.
Sumber
- TheWrap — Resident Evil raup US$8,8 juta dari pratinjau Kamis
- Deadline — Resident Evil menuju pembukaan rekor waralaba, minimal US$50 juta
- Deadline — Proyeksi debut global Resident Evil sekitar US$80 juta
- Variety — Pratinjau US$8,8 juta, terbesar untuk seri Resident Evil
- CNN Indonesia — Resident Evil cetak rekor debut hingga skor ulasan tertinggi
- CNN Indonesia — 5 rekomendasi film akhir pekan, Resident Evil hingga Fall 2
Berita berikutnya

FFI 2026 Tetapkan 15 Film ke Tahap Nominasi, Malam Puncak November Digelar Sederhana
Komite FFI 2026 menyaring 25 film menjadi 15 dengan melibatkan 12 asosiasi profesi. Ario Bayu menyebut malam puncak November digelar sederhana; film n…

