Rupiah Menguat ke Rp18.075 per Dolar Amerika Serikat
Rupiah menguat 0,44 persen ke Rp18.075 per dolar Amerika Serikat pada Kamis, 5 November 2026. Pasar merespons pertumbuhan ekonomi kuartal III 2026 sebesar 5,47 persen.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Rupiah ditutup menguat 0,44 persen ke level Rp18.075 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 5 November 2026.
Nilai tukar tersebut menguat dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di posisi Rp18.155 per dolar Amerika Serikat. Pergerakan rupiah mendapat dukungan dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 yang melampaui ekspektasi pasar.
Badan Pusat Statistik menyatakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,47 persen secara tahunan pada kuartal III 2026. Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 1,59 persen. Pertumbuhan tahunan itu lebih tinggi dibandingkan kuartal II 2026 yang tercatat 5,29 persen.
Penguatan rupiah mencerminkan respons pasar terhadap ekonomi domestik
Perubahan nilai tukar berpengaruh terhadap biaya impor, pembayaran utang luar negeri, dan sentimen pelaku usaha di Indonesia. Karena itu, penguatan rupiah pada perdagangan Jakarta menjadi perkembangan yang relevan bagi pembaca nasional, terutama ketika berlangsung bersamaan dengan rilis indikator ekonomi utama.
Data pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan memberi pasar informasi mengenai aktivitas konsumsi, usaha, investasi, dan belanja pemerintah. Konsensus dari 15 lembaga dan institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,20 persen secara tahunan, sehingga angka realisasi 5,47 persen berada di atas perkiraan tersebut.
Penguatan rupiah pada Kamis juga melanjutkan pemulihan setelah mata uang tersebut ditutup di zona merah pada perdagangan sehari sebelumnya. Selain faktor domestik, pelemahan dolar Amerika Serikat dan penurunan harga minyak dunia turut memengaruhi sentimen pasar pada hari yang sama.
Badan Pusat Statistik juga menyatakan jumlah pengangguran di Indonesia menurun pada Agustus 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
BMKG Prakirakan Hujan Lebat di 38 Daerah Indonesia
BMKG memprakirakan hujan sedang hingga sangat lebat di 38 daerah Indonesia pada Kamis, 5 November 2026. Potensi hujan lebat tersebar di sejumlah wilay…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




