Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

Sekitar 600 Ribu Chip Nvidia Tertahan di Hong Kong

Sekitar 600 ribu chip AI Nvidia H200 tersimpan di Hong Kong karena Beijing belum menyetujui impor besar ke China daratan. Sebagian chip telah masuk dalam beberapa bulan terakhir.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tampilan jarak dekat papan sirkuit elektronik hijau dengan berbagai jalur sirkuit dan label kode.
Ilustrasi: Tampilan jarak dekat papan sirkuit elektronik hijau dengan berbagai jalur sirkuit dan label kode. · Foto: Nic Wood / Pexels

Hong Kong — Sekitar 600 ribu chip kecerdasan buatan Nvidia, termasuk H200, tersimpan di Hong Kong pada 5 November 2026 sambil menunggu persetujuan pengiriman ke China daratan. Beijing belum menyetujui impor dalam jumlah besar, meski perusahaan teknologi China membutuhkan chip itu.

China telah mengizinkan sebagian chip masuk dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah perusahaan internet besar di China masing-masing memperoleh sekitar 10 ribu chip H200 dalam periode tersebut. Sebagian chip lain dikirim melalui perantara dan rute tidak langsung, tetapi jumlahnya tidak disebutkan.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China serta Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional tidak menanggapi permintaan komentar. Pemerintah Hong Kong juga tidak memberikan tanggapan.

Pembatasan impor memengaruhi akses komputasi AI di China

Penahanan chip di Hong Kong menunjukkan bahwa kebutuhan komputasi perusahaan teknologi China belum otomatis berujung pada pengiriman Nvidia dalam skala besar. Beijing menerapkan pembatasan sendiri terhadap impor H200 karena kekhawatiran terhadap ketergantungan pada teknologi Amerika Serikat.

Media teknologi The Information melaporkan pada Juli bahwa pejabat China memberi tahu Alibaba, ByteDance, dan DeepSeek mengenai peluang memperoleh izin membeli H200 dalam jumlah terbatas untuk melatih model kecerdasan buatan. Total persetujuan impor kemungkinan tidak mencapai 200 ribu chip. Untuk menjalankan model AI, Beijing juga mendorong perusahaan memprioritaskan prosesor buatan China.

Perkembangan ini relevan bagi pembaca di Indonesia karena kebijakan impor chip China dapat memengaruhi rantai pasok perangkat keras AI dan persaingan teknologi global. Belum ada jadwal persetujuan impor dalam jumlah besar berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.