Kemenangan Demokrat Menekan Saham Teknologi Global
Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat memicu kekhawatiran aturan kecerdasan buatan lebih ketat. Nasdaq turun lebih dari 5,5 persen dan nilai pasar teknologi menyusut.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
New York — Saham teknologi global melemah pada Kamis, 5 November 2026, setelah kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat memicu kekhawatiran perlambatan pengembangan kecerdasan buatan.
Indeks Nasdaq Composite yang banyak memuat saham teknologi ditutup turun lebih dari 5,5 persen. Penurunan itu menghapus perkiraan nilai pasar sebesar USD 2,5 triliun, menurut laporan pasar yang dikutip sejumlah media.
Tekanan meluas ke perusahaan semikonduktor dan penyedia infrastruktur kecerdasan buatan. Saham Nvidia turun lebih dari 9 persen dan memangkas sekitar USD 400 miliar dari nilai pasarnya. Tujuh perusahaan teknologi besar yang dikenal sebagai Magnificent Seven, termasuk Apple, Nvidia, dan Tesla, kehilangan nilai gabungan sebesar satu triliun dolar dalam sehari perdagangan.
Penurunan saham menguji ekspansi kecerdasan buatan
Investor mencemaskan kemenangan besar Partai Demokrat dapat meningkatkan pengawasan terhadap industri kecerdasan buatan serta memperlambat pembangunan pusat data. Kekhawatiran itu menekan perusahaan yang sebelumnya mendapat manfaat dari lonjakan belanja terkait kecerdasan buatan.
Selain Amerika Serikat, gejolak turut berdampak pada perusahaan teknologi di Asia. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa perubahan kebijakan di Amerika Serikat dapat memengaruhi valuasi perusahaan teknologi dan rantai pasok semikonduktor yang terhubung dengan pasar global.
Indeks Philadelphia Semiconductor turun 12 persen hingga mencapai level terendah dalam lebih dari enam bulan. Advanced Micro Devices merosot 17 persen, sementara laporan lain mencatat penurunan tajam pada perusahaan chip dan saham teknologi yang terkait dengan pembangunan pusat data.
Partai Demokrat memenangkan pemilu sela dengan merebut kendali Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Hasil itu menimbulkan kekhawatiran bahwa anggota parlemen terpilih akan mendorong aturan yang lebih ketat terhadap industri teknologi dan pembangunan pusat data.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Menguat 2,83 Persen ke Level 5.059 di Jakarta
IHSG dibuka naik 139,28 poin atau 2,83 persen ke level 5.059 di Jakarta pada Kamis, 5 November 2026. Sebanyak 510 saham menguat pada awal perdagangan.
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga




