Sekolah Darurat Nagekeo Batasi Jam Belajar hingga Pukul 11.00
Sekolah di Nagekeo mengurangi durasi belajar pascagempa karena tenda darurat panas dan berdebu. Siswa dipulangkan paling siang pukul 11.00 WITA.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Nagekeo — Sekolah-sekolah di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, membatasi kegiatan belajar setelah gempa karena tenda darurat panas dan berdebu pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nagekeo mempersilakan sekolah mengurangi durasi pembelajaran. Siswa diperbolehkan pulang paling siang pukul 11.00 WITA, lebih awal daripada jadwal biasanya yang selesai pukul 13.00 WITA.
Penyesuaian tersebut diterapkan karena kegiatan belajar berlangsung di tenda darurat dengan kondisi yang kurang kondusif pada siang hari. Suhu udara meningkat, sedangkan angin kencang dapat menerbangkan debu ke dalam tenda. Kondisi itu mengganggu konsentrasi dan kesehatan siswa serta guru.
Salah satu lokasi pembelajaran darurat adalah SD Inpres Marapokot, Nagekeo. Kegiatan belajar tetap berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas sekolah setelah gempa, dengan tenda digunakan sebagai ruang kelas sementara.
Jam belajar disesuaikan dengan kondisi sekolah darurat
Kebijakan pengurangan jam belajar memberi ruang bagi sekolah untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan keadaan lapangan. Sekolah tetap menjalankan proses pendidikan, tetapi waktu kepulangan dimajukan agar siswa dan guru tidak terlalu lama berada di dalam tenda ketika panas dan debu meningkat.
Perubahan jadwal itu berbeda dari kebiasaan sebelumnya. Jika kegiatan sekolah biasanya berlangsung hingga pukul 13.00 WITA, siswa kini dapat dipulangkan paling lambat pukul 11.00 WITA. Penyesuaian dilakukan selama sekolah masih menggunakan tenda darurat pascagempa.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di wilayah terdampak bencana perlu mengikuti faktor keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan warga sekolah. Informasi mengenai kelanjutan atau perubahan jadwal berikutnya tidak disebutkan dalam laporan yang tersedia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana BNPB
KPK memerinci dugaan penyelewengan Dana Siap Pakai BNPB untuk karhutla, gempa NTT, dan banjir Aceh serta Sumatera. Nilai pengadaan disebut Rp148 milia…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





