UII Fasilitasi Mahasiswa Ikuti Aksi Damai di Yogyakarta
Wakil Rektor UII Nurjihad menyatakan surat edaran kampus memfasilitasi mahasiswa mengikuti aksi damai di Yogyakarta pada 20 Oktober 2026 melalui penugasan pengganti atau dispensasi kehadiran.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Yogyakarta — Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian Universitas Islam Indonesia (UII) Nurjihad menyatakan surat edaran kampus pada 20 Oktober 2026 mengatur fasilitasi aksi damai mahasiswa di Yogyakarta, termasuk penugasan pengganti dan dispensasi kehadiran.
Surat tersebut meminta pimpinan fakultas berkoordinasi untuk memberi ruang kepada mahasiswa mengikuti aksi sekaligus belajar di luar kelas. Kebijakan itu diterapkan ketika mahasiswa UII bergabung dalam aksi di perempatan Titik Nol Kilometer Yogyakarta untuk memprotes dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Tempo melaporkan ribuan mahasiswa UII memindahkan kegiatan perkuliahan dari ruang kelas ke aksi tersebut pada Selasa, 20 Oktober 2026. Sekitar seribu mahasiswa dari sembilan fakultas disebut turun ke jalan dalam aksi bersama gerakan masyarakat sipil dan aliansi perguruan tinggi lain.
Surat dukungan rektorat beredar sejak Senin, 19 Oktober 2026. Isinya menyebut pemindahan perkuliahan ke aksi massa sebagai bentuk kepekaan sosial, tanggung jawab kebangsaan, dan cerminan nilai rahmatan lil 'alamin. Mahasiswa juga diminta mengunggah foto keterlibatan mereka sebagai bentuk partisipasi.
Ruang akademik ikut menentukan bentuk partisipasi mahasiswa
Kebijakan UII menunjukkan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam aksi tidak hanya dipandang sebagai kegiatan di luar kampus. Fakultas diberi peran untuk mengatur penugasan pengganti atau dispensasi sesuai ketentuan akademik, sehingga kegiatan perkuliahan tetap memiliki mekanisme pengganti.
Aksi mahasiswa UII berlangsung dari kawasan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta menuju perempatan Titik Nol Kilometer. Berita lain menyebut mahasiswa UII dan Universitas Gadjah Mada dijadwalkan menyampaikan kritik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di depan gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Politik
Komite Sadar Rilis Survei Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta
Komite Sadar merilis survei evaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta. Survei melibatkan 560 responden dari Sumatra hingga Papua, dengan 78,8 pe…
Terbaru di Pendidikan

Baca juga





