Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Kemendikdasmen Latih Guru Tanggap Bencana di Empat Provinsi

Kemendikdasmen melatih guru dan tenaga kependidikan di empat provinsi untuk menghadapi risiko bencana. Materinya mencakup kesiapsiagaan, keselamatan, dan dukungan psikososial pascabencana.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang memegang kotak perlengkapan medis P3K dan kemasan obat.
Ilustrasi: Seseorang memegang kotak perlengkapan medis P3K dan kemasan obat. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Jakarta — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melatih guru dan tenaga kependidikan untuk menghadapi risiko bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Timur pada 19 Oktober 2026.

Pelatihan tatap muka itu melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen dan digelar untuk memperingati Hari Internasional Pengurangan Risiko Bencana. Program tersebut membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk membangun kesiapsiagaan di lingkungan satuan pendidikan.

Materi pelatihan mencakup Kesiapsiagaan Bencana bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta Layanan Dukungan Psikososial Pascabencana bagi PTK. Peserta mempelajari langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana, termasuk mitigasi, prosedur keselamatan, dan pendampingan psikososial bagi warga sekolah terdampak.

Kesiapsiagaan sekolah memperkuat perlindungan warga pendidikan

Pelatihan ini relevan bagi pembaca karena kesiapan guru dan tenaga kependidikan berhubungan langsung dengan keselamatan murid serta keberlangsungan pembelajaran ketika bencana terjadi. Kemendikdasmen mendorong agar kesadaran terhadap risiko bencana menjadi bagian dari kompetensi guru.

Selain memahami prosedur keselamatan, peserta diarahkan untuk mendukung pemulihan psikologis warga sekolah setelah bencana. Keterlibatan UPT Kemendikdasmen memungkinkan penguatan kapasitas pendidik dilakukan di empat provinsi yang menjadi sasaran kegiatan.

Program tersebut menempatkan mitigasi dan pemulihan sebagai rangkaian yang saling berkaitan. Guru dan tenaga kependidikan tidak hanya diharapkan mampu merespons keadaan darurat, tetapi juga membantu sekolah kembali menjalankan proses pendidikan setelah terdampak bencana.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    Kabut Asap Menutupi Panorama Danau Toba

    Pariwisata

    Kabut Asap Menutupi Panorama Danau Toba

    Kabut asap menutupi panorama Danau Toba pada 18 Oktober 2026. BMKG menyebut asap berasal dari titik panas di Sumatera bagian selatan dan terbawa angin…

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.