Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

Sugiono Umumkan Indonesia Maju untuk Kursi DK PBB 2029–2030

Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 dalam sidang Majelis Umum PBB di New York.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Gedung-gedung bertingkat tinggi di tepi perairan saat matahari terbit.
Ilustrasi: Gedung-gedung bertingkat tinggi di tepi perairan saat matahari terbit. · Foto: Tom Fisk / Pexels

New York — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mengumumkan pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk periode 2029–2030 dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat, Sabtu, 26 September 2026.

Pengumuman itu disampaikan melalui Pernyataan Nasional Indonesia pada Debat Umum sidang tersebut. Indonesia membawa tema “Fostering Unity, Advancing Peace” atau “Membina Persatuan, Memajukan Perdamaian” dalam pencalonan itu.

Sugiono menyatakan Indonesia mengajukan diri untuk kursi tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030. Pencalonan tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong persatuan dan memajukan perdamaian melalui sistem multilateral.

Pencalonan membawa agenda diplomasi multilateral Indonesia

Bagi pembaca di Indonesia, pencalonan ini menunjukkan arah diplomasi pemerintah di forum internasional. Dewan Keamanan PBB merupakan forum utama yang membahas isu perdamaian dan keamanan internasional, sehingga posisi Indonesia dapat menjadi saluran untuk menyampaikan kepentingan nasional dan pandangan Indonesia mengenai persoalan global.

Isu Palestina juga disebut sebagai bagian penting dari agenda Indonesia di forum internasional. Dalam rangkaian kehadirannya di New York, Sugiono menyampaikan pesan Indonesia mengenai perlunya persatuan dan perdamaian sebagai dasar keterlibatan negara itu dalam sistem multilateral.

Sebelum pengumuman resmi pada 26 September 2026, Indonesia telah menyampaikan niatnya untuk maju dan menggalang dukungan melalui pertemuan bilateral serta kegiatan diplomatik. Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya mengatakan sejumlah negara yang ditemui Indonesia telah menunjukkan kesediaan mendukung pencalonan tersebut, tetapi nama-nama negara itu belum disampaikan.

Indonesia pernah menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada periode sebelumnya. Pencalonan untuk periode 2029–2030 kini memasuki tahap kampanye dan pencarian dukungan dari negara anggota PBB.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.