Kabar18.com

Jumat, 16 Oktober 2026

Sumatera Utara Alihkan SMA, SMK, dan SLB ke Pembelajaran Daring

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta SMA, SMK, dan SLB menerapkan pembelajaran jarak jauh mulai 16 Oktober 2026 untuk melindungi siswa dari kabut asap.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah laptop, buku catatan, dan vas bunga tertata rapi di atas meja kerja kayu dengan latar dinding putih.
Ilustrasi: Sebuah laptop, buku catatan, dan vas bunga tertata rapi di atas meja kerja kayu dengan latar dinding putih. · Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels

Asahan — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta SMA, SMK, dan SLB di Sumatera Utara menerapkan pembelajaran jarak jauh mulai Jumat, 16 Oktober 2026, untuk melindungi peserta didik dari paparan kabut asap.

Kebijakan tersebut disampaikan setelah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pembelajaran tetap berlangsung dari rumah dan bukan merupakan libur sekolah.

Pengalihan pembelajaran berlaku bagi tiga jenjang pendidikan yang berada dalam kewenangan pemerintah provinsi, yakni Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa. Peserta didik mengikuti kegiatan belajar melalui platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh sekolah.

Pembelajaran dari rumah melindungi siswa dari kabut asap

Peralihan ke pembelajaran jarak jauh ditujukan untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap siswa dan menjaga kegiatan belajar tetap berjalan. Gubernur juga meminta pemerintah kabupaten dan kota mengambil langkah antisipasi sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Dinas Pendidikan Sumatera Utara menerbitkan surat edaran yang mengatur pembelajaran jarak jauh secara lebih luas pada 16 hingga 21 Oktober 2026 untuk satuan pendidikan dari PAUD hingga SMA, SMK, dan SLB sederajat. Namun, SMA, SMK, dan SLB menjadi tiga jenjang yang secara khusus disebut.

Nasution juga mengimbau agar sekolah memastikan guru dan murid tetap aktif dalam proses belajar mengajar. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut melakukan upaya penanganan kabut asap, termasuk koordinasi lintas wilayah dan modifikasi cuaca untuk memicu hujan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.