Kabar18.com

Kamis, 8 Oktober 2026

Tanjung Lesung Siapkan Fasilitas Terjun Payung untuk Desember 2026

PT Banten West Java dan PT Bro Skydive Indonesia menyiapkan fasilitas terjun payung di Tanjung Lesung. Operasional ditargetkan dimulai pada minggu kedua Desember 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dua orang melakukan terjun payung tandem di langit biru sambil mengacungkan jempol.
Ilustrasi: Dua orang melakukan terjun payung tandem di langit biru sambil mengacungkan jempol. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Tanjung Lesung — PT Banten West Java dan PT Bro Skydive Indonesia menyiapkan fasilitas terjun payung di kawasan ekonomi khusus pariwisata Tanjung Lesung pada 7 Oktober 2026. Fasilitas itu ditargetkan mulai beroperasi pada minggu kedua Desember 2026.

Mengapa ini penting: Jika target tercapai, wisatawan dapat memperoleh pilihan aktivitas terjun payung baru di Tanjung Lesung mulai minggu kedua Desember 2026.

Kerja sama kedua perusahaan mencakup pengembangan terjun payung, penerbangan olahraga, dan wisata penerbangan. Rencana tersebut memanfaatkan Bandara Salakanagara Tanjung Lesung yang memiliki landasan untuk mendukung kegiatan penerbangan olahraga.

Menurut Metro TV, pembangunan fasilitas akan dimulai setelah penandatanganan kerja sama. Direktur Utama PT Bro Skydive Indonesia Fanny Kusuma Dewi mengatakan perusahaan menargetkan fasilitas itu dapat digunakan pada minggu kedua Desember, sebelum periode libur akhir tahun.

Pengembangan fasilitas akan berlangsung di lahan sekitar 9 hektare yang disediakan PT Banten West Java. PT Bro Skydive Indonesia bertanggung jawab atas pembangunan infrastruktur dan penyediaan fasilitas untuk kegiatan tersebut, menurut Medcom.

Fasilitas pendukung yang disiapkan mencakup zona pendaratan, perpanjangan apron dan taxiway, serta penyesuaian landasan pacu. Wisatawan nantinya dapat menikmati pemandangan pesisir dari udara sebelum melanjutkan aktivitas wisata lain di kawasan Tanjung Lesung.

Target operasi pada Desember masih bergantung pada penyelesaian pembangunan dan kesiapan fasilitas. Hingga target itu tercapai, aktivitas terjun payung tersebut belum menjadi layanan reguler yang dapat dinikmati wisatawan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.