Kabar18.com

Sabtu, 17 Oktober 2026

Telkomsel Perkuat Smart Factory dengan 5G Privat di Batam

Telkomsel menggunakan 5G Private Network Standalone dan perangkat IoT untuk menghubungkan mesin serta sensor di Smart Factory PT Pegaunihan Technology Indonesia, Batam.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lengan robot industri berwarna biru merek Yaskawa dipajang di atas meja.
Ilustrasi: Lengan robot industri berwarna biru merek Yaskawa dipajang di atas meja. · Foto: Freek Wolsink / Pexels

Batam — Telkomsel menghadirkan jaringan 5G Private Network Standalone (SA) dan integrasi perangkat Internet of Things (IoT) untuk mendukung pemantauan produksi secara real-time di Smart Factory PT Pegaunihan Technology Indonesia, Batam.

Kolaborasi Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia ditandai dengan Perjanjian Kerja Sama pada 24 April 2025. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari perusahaan manufaktur elektronik global Pegatron.

Telkomsel menyediakan infrastruktur 5G Private Network Standalone untuk menjaga konektivitas yang andal dan aman di area produksi. Perusahaan juga menyiapkan hingga 1.200 kartu SIM IoT yang terintegrasi dengan sistem Smart Manufacturing berbasis 5G.

Integrasi itu memungkinkan pemantauan kinerja mesin dan pengendalian proses produksi secara efisien dan real-time. Jaringan berlatensi rendah juga dapat menghubungkan ribuan sensor dan mesin untuk mendukung otomasi, analitik, optimalisasi kualitas, efisiensi biaya, dan pemeliharaan prediktif.

5G memperkuat pemantauan dan otomasi manufaktur

Pemanfaatan 5G di fasilitas manufaktur menunjukkan penerapan konektivitas privat untuk kebutuhan operasional industri. Berbeda dengan jaringan komersial yang digunakan bersama, jaringan privat dirancang untuk memenuhi kebutuhan kapasitas, kendali, keamanan, dan komunikasi internal perusahaan.

Telkomsel menyebut jaringan 5G dapat mendukung koneksi banyak perangkat secara bersamaan. Dalam proyek di Batam, mesin, sensor, robot, dan sistem produksi dapat terhubung secara nirkabel sehingga data operasional tersedia untuk pemantauan langsung.

Selain jaringan privat, Telkomsel juga menyediakan jaringan 5G publik untuk mendukung mobilitas dan produktivitas pekerja di fasilitas Smart Factory. Teknologi tersebut ditujukan untuk mendukung penerapan kecerdasan buatan dan otomasi Internet of Things dalam proses manufaktur.

Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia sebelumnya mengumumkan kerja sama tersebut pada 24 April 2025. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan jadwal lanjutan khusus untuk implementasi setelah penyediaan infrastruktur, kartu SIM IoT, dan jaringan pendukung di fasilitas Batam.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.