IHSG Anjlok 11,27 Persen, Rupiah Tembus Rp18.000 di Jakarta
IHSG melemah 11,27 persen ke level 5.203,19, sedangkan rupiah menyentuh Rp18.000 per dolar AS. Pasar merespons konsultasi MSCI terkait status pasar saham Indonesia.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 11,27 persen ke level 5.203,19 pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026, sementara rupiah menyentuh Rp18.000 per dolar AS di Jakarta.
Data perdagangan hingga pukul 09.30 WIB menunjukkan IHSG melemah 660,59 poin dari posisi sebelumnya. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu dibuka pada level 5.393,92 pada pukul 09.00 WIB atau turun 8,01 persen.
Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,33 persen ke posisi Rp17.980 per dolar AS. Dua menit kemudian, pada pukul 09.02 WIB, rupiah melemah 0,45 persen hingga menyentuh Rp18.000 per dolar AS.
Tekanan pasar berkaitan dengan rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Rencana tersebut masih berada dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final.
Tekanan pasar memengaruhi investor Indonesia
Perubahan klasifikasi yang diusulkan MSCI menjadi perhatian karena dapat memengaruhi posisi pasar saham Indonesia dalam acuan investasi global. Pergerakan IHSG dan rupiah menunjukkan dampak langsung sentimen tersebut terhadap perdagangan domestik.
MSCI membuka konsultasi dengan pelaku pasar terkait usulan perubahan status itu. Sumber lain menyebut konsultasi berlangsung hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan final ditargetkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Pada awal perdagangan Jumat, pelemahan IHSG memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt selama 30 menit. MSCI belum menetapkan perubahan status pasar saham Indonesia secara final.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Turun 2 Persen ke Level 5.823,87 di Jakarta
IHSG turun 119,16 poin atau 2 persen ke level 5.823,87 pada perdagangan pagi di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. Tekanan jual menguat menjelang pukul…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




