Telkomsel Integrasikan AI dan 5G untuk Industri di Indonesia
Telkomsel mengembangkan integrasi 5G dan AI untuk mengoptimalkan jaringan serta mendukung industri, IKN, dan kebutuhan kota cerdas di Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Indonesia — Telkomsel mengembangkan integrasi jaringan 5G dan kecerdasan buatan (AI) untuk mengoptimalkan jaringan secara otomatis serta mendukung industri, kota cerdas, dan kebutuhan pelanggan pada 16 Oktober 2026.
Pengembangan itu menggabungkan konektivitas berkecepatan tinggi dengan sistem AI. Teknologi tersebut diarahkan untuk membuat pengelolaan jaringan lebih otomatis, efisien, dan responsif, sekaligus menjaga kualitas layanan dalam berbagai kondisi.
Untuk sektor usaha, penerapannya mencakup manufaktur, pelabuhan, dan kebutuhan perusahaan yang memerlukan konektivitas stabil. Telkomsel Enterprise menyediakan jaringan 5G Private Network Standalone (SA), sementara fitur Network Slicing memungkinkan jalur virtual dipisahkan sesuai kebutuhan layanan, termasuk untuk mendukung latensi rendah dan keamanan pertukaran data.
Pengembangan juga mencakup Smart Manufacturing, dengan pertukaran data waktu nyata untuk membantu pemantauan dan pengelolaan kegiatan operasional. Di fasilitas manufaktur cerdas di Batam, kolaborasi Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia mendukung konektivitas 5G, kecerdasan buatan, dan Internet of Things (IoT).
Integrasi 5G dan AI memperkuat layanan industri serta kota cerdas
Bagi pembaca di Indonesia, pengembangan ini berkaitan dengan efisiensi industri, layanan digital pelanggan, dan pembangunan ekosistem kota cerdas. Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut sebagai salah satu kawasan yang memanfaatkan teknologi 5G Standalone untuk mendukung infrastruktur digital terintegrasi.
Di Rumah Teknologi Nusantara, robot 5G AI BellaBot digunakan untuk pengantaran logistik secara otonom. Ekosistem tersebut juga mencakup perangkat terhubung, pemantauan terpadu, dan dukungan bagi kebutuhan kota pintar.
Telkomsel sebelumnya mengembangkan jaringan 5G untuk mendukung Internet of Things, pabrik cerdas, kendaraan otonom, dan sistem berbasis AI. Pengembangan jaringan berbasis AI ini diprioritaskan di kawasan strategis seperti Batam, IKN, dan wilayah perkotaan komersial utama.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
OJK Peringatkan Bank soal AI Mythos di Jakarta
OJK memperingatkan perbankan tentang AI Mythos yang dapat menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan otomatis. Penguatan tata kelola dan manajemen r…
Terbaru di Teknologi
Berita utama hari ini

Baca juga





