Kulon Progo Gelar Puncak Hari Jadi ke-75 dengan 7.500 Obor
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan menggelar puncak Hari Jadi ke-75 pada 15 Oktober 2026 di Alun-Alun Wates dengan pertunjukan seni dan penyalaan sekitar 7.500 obor.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Wates — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan menggelar puncak peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB di Alun-Alun Wates. Acara itu mencakup penyalaan sekitar 7.500 obor.
Mengapa ini penting: Pembaca di Kulon Progo mendapat informasi tentang waktu, lokasi, rangkaian acara, dan sorotan atas rencana penyalaan sekitar 7.500 obor.
Penyalaan obor menjadi bagian dari pertunjukan seni kolosal bertema “Nyawiji Anjayeng Bawana”. Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo Joko Mursito mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya 75 sinden, 750 penari, dan 40 pelukis dari Kulon Progo.
Menurut Joko, penyalaan obor secara simbolis akan dilakukan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Api kemudian diteruskan kepada para panewu dan peserta yang membawa obor.
RRI melaporkan nyala obor dirancang berlangsung sekitar dua menit. Panitia juga menyiapkan pertunjukan pembentangan bendera Merah Putih dan pementasan peta Kulon Progo.
Pemerintah daerah memaknai api obor sebagai simbol semangat, persatuan, dan daya juang masyarakat dalam pembangunan daerah. Acara malam itu juga diawali pembacaan geguritan dan prosesi masuknya pusaka.
Sorotan atas penggunaan obor
Rencana penggunaan 7.500 obor mendapat sorotan dari sejumlah pihak. VIVA Jogja melaporkan pemerhati lingkungan Saptono Tanjung menilai kegiatan tersebut perlu mempertimbangkan emisi karbon dan risiko kebakaran.
Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin juga menyoroti rencana itu dengan mempertimbangkan kondisi kemarau panjang di Kulon Progo dan kebakaran hutan serta lahan di Kalimantan, seperti diberitakan Radar Jogja.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
Merapi Catat Gempa, Status Siaga di Perbatasan DIY-Jateng
BPPTKG mencatat gempa Guguran dan gempa Hybrid/Fase Banyak di Merapi pada periode 00.00-06.00 WIB. Status gunung masih Level III atau Siaga.
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga




