Kabar18.com

Senin, 28 September 2026

Apa Arti Data Gempa 4,8 di Lepas Pantai Nagekeo

BMKG mencatat gempa dirasakan bermagnitudo 4,8 di laut 31 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada 22 September 2026. Pusat gempa berada pada kedalaman 14 kilometer.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan laut biru luas dengan garis cakrawala dan pulau di kejauhan di bawah langit cerah.
Ilustrasi: Pemandangan laut biru luas dengan garis cakrawala dan pulau di kejauhan di bawah langit cerah. · Foto: Nothing Ahead / Pexels

Mbay — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,8 di laut 31 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 22 September 2026. Gempa terjadi pukul 10.36.27 WIB dengan kedalaman 14 kilometer dan masuk kategori gempa dirasakan.

Informasi tersebut menjadi dasar untuk membaca berita gempa secara tepat: magnitudo menunjukkan besaran gempa, kedalaman menunjukkan jarak pusat gempa dari permukaan, sedangkan keterangan lokasi menjelaskan posisi episenter terhadap wilayah terdekat.

Mengapa data gempa ini penting bagi pembaca

Bagi pembaca di Nusa Tenggara Timur, keterangan bahwa gempa terjadi di laut dan dirasakan membantu membedakan fakta utama dari perkiraan dampak. Angka 31 kilometer menunjukkan jarak episenter dari Mbay, bukan jarak guncangan yang dirasakan setiap orang. Kedalaman 14 kilometer juga merupakan kedalaman sumber gempa menurut BMKG.

Status “gempa dirasakan” berarti BMKG mencatat adanya getaran yang dirasakan masyarakat. Label tersebut tidak dengan sendirinya menyatakan adanya kerusakan, korban, atau tsunami. Karena itu, pembacaan data perlu tetap berpegang pada keterangan resmi yang tersedia.

Peristiwa ini berlangsung pada Selasa, 22 September 2026. BMKG mencatat waktunya dalam WIB, sementara Nagekeo berada di wilayah Indonesia tengah.

Dengan demikian, informasi pokoknya adalah gempa dirasakan bermagnitudo 4,8 terjadi di lepas pantai Nagekeo pada 22 September 2026. Detail tersebut sebaiknya dibaca bersama sumber resmi BMKG apabila terdapat pembaruan mengenai dampak atau perkembangan setelah kejadian.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.