Apa Arti Data Gempa 4,8 di Lepas Pantai Nagekeo
BMKG mencatat gempa dirasakan bermagnitudo 4,8 di laut 31 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada 22 September 2026. Pusat gempa berada pada kedalaman 14 kilometer.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Mbay — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,8 di laut 31 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 22 September 2026. Gempa terjadi pukul 10.36.27 WIB dengan kedalaman 14 kilometer dan masuk kategori gempa dirasakan.
Informasi tersebut menjadi dasar untuk membaca berita gempa secara tepat: magnitudo menunjukkan besaran gempa, kedalaman menunjukkan jarak pusat gempa dari permukaan, sedangkan keterangan lokasi menjelaskan posisi episenter terhadap wilayah terdekat.
Mengapa data gempa ini penting bagi pembaca
Bagi pembaca di Nusa Tenggara Timur, keterangan bahwa gempa terjadi di laut dan dirasakan membantu membedakan fakta utama dari perkiraan dampak. Angka 31 kilometer menunjukkan jarak episenter dari Mbay, bukan jarak guncangan yang dirasakan setiap orang. Kedalaman 14 kilometer juga merupakan kedalaman sumber gempa menurut BMKG.
Status “gempa dirasakan” berarti BMKG mencatat adanya getaran yang dirasakan masyarakat. Label tersebut tidak dengan sendirinya menyatakan adanya kerusakan, korban, atau tsunami. Karena itu, pembacaan data perlu tetap berpegang pada keterangan resmi yang tersedia.
Peristiwa ini berlangsung pada Selasa, 22 September 2026. BMKG mencatat waktunya dalam WIB, sementara Nagekeo berada di wilayah Indonesia tengah.
Dengan demikian, informasi pokoknya adalah gempa dirasakan bermagnitudo 4,8 terjadi di lepas pantai Nagekeo pada 22 September 2026. Detail tersebut sebaiknya dibaca bersama sumber resmi BMKG apabila terdapat pembaruan mengenai dampak atau perkembangan setelah kejadian.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BTNK Tambah Kuota Taman Nasional Komodo hingga Desember
Balai Taman Nasional Komodo menambah kuota kunjungan September–Desember 2026 setelah kuota tahunan habis pada Agustus. Tambahan dibatasi 500 pengunjun…
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga





