Tiga Provinsi Berpotensi Dilanda Angin Kencang pada 28 September
BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 28 September 2026. Angin kencang berpotensi terjadi di tiga provinsi.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 28 September 2026, serta potensi angin kencang di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
Status waspada digunakan untuk potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat menyebabkan luapan air sungai, genangan, hingga longsor yang mengganggu aktivitas masyarakat. Sebanyak 19 wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, sedangkan tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Peringatan cuaca perlu diperhatikan di sejumlah daerah
Informasi ini penting bagi masyarakat di wilayah yang masuk daftar peringatan karena hujan dan angin kencang dapat memengaruhi perjalanan serta kegiatan harian. Sulawesi Utara termasuk wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang, tetapi tidak disebut berpotensi mengalami hujan lebat pada Senin.
BMKG juga mencantumkan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang dalam peringatan dini cuaca ekstrem. Rincian wilayah berbeda menurut jenis peringatan, sehingga masyarakat perlu memperhatikan daftar untuk hujan dan angin secara terpisah.
BMKG mengimbau masyarakat memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi melalui laman BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan kanal informasi resminya. Langkah antisipatif diperlukan untuk mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan cuaca ekstrem.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BTNK Tambah Kuota Taman Nasional Komodo hingga Desember
Balai Taman Nasional Komodo menambah kuota kunjungan September–Desember 2026 setelah kuota tahunan habis pada Agustus. Tambahan dibatasi 500 pengunjun…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





