Atasi Banjir di Kota Jambi, Pemprov Jambi Prioritas Benahi Sungai Asam
Oleh Arsyid Muhamad
· 3 menit baca
JAMBI,KABAR18.COM-Terjadinya banjir di Wilayah Kota Jambi menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jambi. Tahun ini, Pemprov Jambi memperioritaskan pengendalian banjir di Wilayah Pasar Jambi dengan membenahi aliran Sungai Asam.
"Pemprov Jambi mendapatkan bantuan dari Jepang sebesar Rp 173 miliar. Agustus ini disalurkan tapi khusus untuk Sungai Asam saja agar Pasar Jambi aman dari banjir," kata Gubernur Jambi, Al Haris dalam sambutannya saat menghadiri acara "Kerja Nyata Pengendalian Banjir di Kota Jambi" yang digelar PUPR Bidang SDA, di RT 09, Kota Jambi, Selasa (15/8/2023).
Menurut Gubernur, di Kota Jambi ini ada 4 titik Sungai yang rawan banjir. Diantaranya Sungai Asam, Sungai Tembeku, Danau Teluk, Sungai Puteri (Sungai Kambang dan Sungai Kenali). Tentunya, untuk mengatasi itu tidak bisa Pemda bekerja secara parsial tapi butuh kolaborasi mengatasi banjir ini.
"Kalau kita mau bagi-bagi tugas antara Pemprov Jambi, Pemkot, BWSS, cukup Rp 300 miliar maka tahun 2024 akan tuntas banjir di Kota Jambi," tegas Al Haris.
Kepala BWSS Wilayah VI, Dr Ir Gatot Aji, mengatakan, pihaknya diminta oleh Pemerintah Provinsi Jambi mengendalikan banjir yang ada di Kota Jambi. Ada 7 sistem anak sungai yang harus dibenahi bersama antara Pemprov Jambi, Pemkot Jambi. Pembenahan itu harus dilakukan secara bertahap.
" Kota Jambi terus berkembang dan ini menjadi tantangan. Kita harapkan sinergi yang baik untuk mengatasi ini," kata Gatot
Ia sangat memberikan apresiasi apa yang dilakukan Dinas PUPR Provinsi Jambi untuk mengendalikan banjir di Kota Jambi melalui gerakan nyata mengendalikan banjir.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi, MT menjelaskan, program Kerja Nyata Pengendali Banjir Kota Jambi di 6 RT di Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura ini bertujuan untuk menyamakan persepsi pemangku kebijakan dan mendapatkan masukan serta saran sebagai acuan pengambil kebijakan.
"Pelaksanaan kerja nyata pengendalian banjir ini tidak saja dilaksanakan di Simpang IV Sipin saja sebelumnya kita juga melakukan hal yang sama di Kecamatan Alam Barajo, Sebapo Muaro Jambi, Kenali Asam dan Paal Merah," beber Fauzi.
Namun begitu, Fauzi berharap pengendalian banjir ini bukan hanya tugas Pemda secara parsial saja, tentu ada kerjasama masyarakat agar menjaga lingkungan wilayah sungai dan tidak melakukan pencemaran dengan membuang sampah sembarangan ke sungai.
"Kami mengajak kita bersama melakukan kerja membersihkan aliran sungai ini sepanjang 2 kilometer. Ini perlu penanganan yang serius," tegasnya.
Acara Kerja Nyata Pengendalian Banjir Kota Jambi ini diadakan salah satu solusi cepat mengatasi banjir sesuai dengan keluhan yang disampaikan 6 RT di Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura. Diantaranya RT 08, RT 09, RT 10, RT 11, RT 02, dan RT 32 via surat yang disampaikan kepada Gubernur Jambi, Al Haris pada akhir Juli 2023 lalu.
Saat acara, Gubernur Jambi, Al Haris memberi secara simbolis alat kepada pekerja, dan turun langsung membersihkan drainase serta memberikan sembako kepada warga yang terdampak.
Hadir saat acara, Kadis PUPR Provinsi Jambi M Fauzi, MT, Kepala BWSS VI Dr Ir Gatot Aji, Kadis DLH Provinsi Jambi Andi Varial, Bakeuda Provinsi Jambi, Bappeda, Kabid SDA PUPR Provinsi Jambi, Camat Telanaipura, JBC dan Jamtos. (***)
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Arsip Daerah: Muaro Jambi
Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah : Adat dan Budaya Melayu Jadikan Sandaran Melangkah ke Depan
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





