Kabar18.com

Jumat, 25 September 2026

Bicara Transformasi Energi, Indonesia Harus Jadi Electro State

Redaksi Kabar18

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Bicara Transformasi Energi, Indonesia Harus Jadi Electro State


KABAR18.COM - Conference of Parties (COP) ke-26 di Glasgow Inggris tahun 2021 mengamanatkan, dunia harus mengendalikan perubahan iklim dunia dan mencapai nol emisi karbon di tahun 2060.





Di sisi lain, transformasi menuju green energy mendorong manusia tidak lagi menggunakan energi primer, tapi lebih banyak menggunakan energi listrik.





Kedepan akan lahir lebih banyak electro state yang akan jadi hub energi baru terbarukan.





Demikian disampaikan Ketua Komite Tetap Energi Baru Terbarukan KADIN Pusat, Muhammad Yusrizki, saat memberikan pemaparan transformasi energi dan geopolitik Indonesia, pada HUT ke-2 JMSI, di Kendari, Sulawesi Tenggara, 8 Februari 2022.





"Dampaknya, investor tidak akan masuk ke Indonesia jika tak punya upaya besar dalam membangun energi terbarukan," kata Yusrizky yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).





Tak hanya berdampak pada arus investasi dan pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, transformasi energi terbarukan juga sangat berpengaruh pada landscape geopolitik dunia.





"Australia ekspor energi terbarukan ke Singapura. Padahal jaraknya 4000 km. bahkan kabelnya lewat ke wilayah Indonesia," ujar Yusrizki.





Kedepan, ujar dia, Singapura berniat menjadi pemimpin program dekarbonisasi Asia. Mereka ingin jadi powerhouse energi hijau di Asia menjadi hub energi terbarukan di Asia.





"Di sini pentingnya kita paham geopolitik," ujar Yusrizki yang mengetuai program Net Zero KADIN.





Ia  menambahkan, Presiden Jokowi bercita-cita punya tol laut. Dalam urusan energi, Indonesia juga harus punya tol energi dimana interkoneksi energi di tanah air sudah terbentuk.





"Inilah fondasi Indonesia bisa bangkit dan mampu bersaing dengan negara lain di dunia," kata Yusrizki.





Dia mengimbau agar semua institusi negara, semua stakeholder dan para elit politik untuk menyadari pentingnya semua itu.





"Kita harus jadi electro state. kalau enggak Indonesia hanya akan jadi konsumen energi hijau," pungkas Yusrizki. | DOD


Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.