BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Timur
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah Jawa Timur pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Suhu udara provinsi ini berada pada kisaran 16–34 derajat Celsius.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Surabaya — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan turun di sejumlah wilayah Jawa Timur pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Daerah yang disebut antara lain Jember, Banyuwangi, Magetan, Kota Malang, dan Kota Batu.
Prakiraan tersebut menunjukkan kondisi cuaca Jawa Timur tidak seragam. Sebagian wilayah diperkirakan mengalami hujan ringan, sedangkan daerah lain menghadapi cuaca berawan, cerah berawan, atau udara kabur. Jawa Timur memiliki 38 kota dan kabupaten yang tercakup dalam rincian prakiraan.
JATIMTIMES melaporkan hujan ringan terutama berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari. Kota Malang diprakirakan berpeluang hujan ringan sekitar pukul 16.00 WIB, sedangkan Kota Batu berpotensi mengalami kondisi serupa pada pukul 13.00–16.00 WIB. Rincian itu bersumber dari prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Juanda.
Tribunnews mencatat Jember dan Banyuwangi sama-sama diprakirakan mengalami hujan ringan. Suhu udara di Jember diperkirakan 23–30 derajat Celsius, sedangkan Banyuwangi 22–30 derajat Celsius. Angka tersebut merupakan rincian untuk dua daerah, bukan rentang suhu seluruh Jawa Timur.
Prakiraan membantu warga mengatur aktivitas akhir pekan
Informasi cuaca ini relevan bagi warga yang bepergian, bekerja di luar ruang, atau merencanakan kegiatan di sejumlah daerah Jawa Timur pada Sabtu. Potensi hujan ringan pada waktu yang berbeda membuat kondisi setempat perlu diperhatikan, terutama di wilayah yang disebut dalam prakiraan.
Secara umum, suhu udara Jawa Timur diprakirakan berada pada kisaran 16–34 derajat Celsius. Suhu tertinggi 34 derajat Celsius diperkirakan terjadi di Situbondo, Sidoarjo, Sumenep, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, dan Kota Surabaya. Sementara itu, Kota Batu diprakirakan memiliki suhu 16–25 derajat Celsius.
BMKG menjadi sumber prakiraan cuaca yang dirujuk dalam laporan-laporan tersebut. Perubahan kondisi atmosfer dapat membuat prakiraan diperbarui, sehingga warga perlu memeriksa informasi terbaru sebelum beraktivitas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
BMKG Nyatakan Gempa M6,4 di Tanimbar Tak Berpotensi Tsunami
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada 29 Oktober 2026. BMKG menyatakan gempa berkedalaman 160 kilometer itu tidak berpotens…
Terbaru di Lingkungan
Berita utama hari ini

Baca juga





