Gempa M5,0 Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG memperbarui magnitudo gempa Laut Banda menjadi M5,0 dengan pusat 135 kilometer barat laut Tual. Guncangan dirasakan di tiga wilayah dan tidak berpotensi tsunami.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Tual — Gempa bumi tektonik mengguncang Laut Banda pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 03.32.13 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui magnitudonya menjadi M5,0 dengan episenter di laut, 135 kilometer barat laut Tual, Maluku, pada kedalaman 40 kilometer.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Gempa merupakan gempa dangkal yang berkaitan dengan aktivitas sesar aktif di dasar laut, dengan mekanisme sumber berupa pergerakan geser atau strike-slip.
Guncangan dirasakan dengan intensitas III MMI di Buruway, Kaimana; Karas, Fak Fak; serta Wakate, Seram Bagian Timur. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti truk berlalu.
Gempa tidak berpotensi tsunami, tetapi dirasakan di tiga wilayah
Informasi BMKG menempatkan episenter gempa pada koordinat 4,42° LS dan 132,56° BT. Wilayah pusat gempa berada di Laut Banda, sekitar 135 kilometer barat laut Tual, Maluku.
iNews.id melaporkan analisis BMKG dengan magnitudo pemutakhiran M5,0, kedalaman hiposenter 40 kilometer, serta intensitas III MMI di Buruway, Kaimana; Karas, Fak Fak; dan Wakate, Seram Bagian Timur. Laporan tersebut juga menyebut gempa tidak memicu potensi tsunami.
RRI melaporkan gempa terjadi pada 30 Oktober 2026 pukul 03.32 WIB di Laut Banda, sekitar wilayah Kaimana, Papua Barat. Laporan itu mencatat guncangan dirasakan di Buruway, Kabupaten Kaimana, Karas, Kabupaten Fakfak, dan Wakate, Kabupaten Seram Bagian Timur.
Hingga pukul 03.45.00 WIB, pemantauan BMKG belum menunjukkan aktivitas gempa bumi susulan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Bank Indonesia Perkuat Rantai Pasok Pangan di Sulampua
Bank Indonesia memperkuat rantai pasok dan distribusi pangan di Sulampua melalui GPIPS 2026. Program ini berlangsung di Makassar pada 23 Oktober 2026.
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga





