Kabar18.com

Kamis, 29 Oktober 2026

Hari Bakti TNI AD Sasar Tiga Wilayah Banggai

Hari Bakti TNI AD di Sulawesi Tengah menyasar pembangunan fisik di tiga wilayah Banggai. Rangkaian sosial mencakup donor darah, operasi katarak, dan khitanan massal.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah gerobak dorong bekas pakai di area proyek tanah dan kerikil.
Ilustrasi: Sebuah gerobak dorong bekas pakai di area proyek tanah dan kerikil. · Foto: Mathias Reding / Pexels

Banggai — Program Hari Bakti TNI Angkatan Darat (AD) untuk Rakyat di Sulawesi Tengah dibuka pada Kamis, 29 Oktober 2026, dengan sasaran pembangunan fisik di tiga wilayah Banggai.

Program yang dibuka Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Lapangan Mirqan, Kabupaten Banggai, mencakup pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar. Pekerjaan yang disebut meliputi jembatan perintis, sumur, sekolah, rumah ibadah, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), irigasi, jaringan air bersih, jalan, serta rumah tidak layak huni.

Laporan yang menjadi rujukan kandidat menyebut sasaran 269 titik fisik di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut. Namun, laporan lain pada hari yang sama menyebut angka berbeda, yakni 479 titik pekerjaan fisik di wilayah Sulawesi Tengah. Perbedaan angka tersebut perlu diperhatikan karena kedua laporan sama-sama mengaitkan program dengan pembukaan di Banggai.

Selain pembangunan fisik, rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan yang dicantumkan dalam informasi lanjutan meliputi donor darah 400 kantong, operasi katarak untuk 30 orang, dan khitanan massal 120 orang.

Program menyentuh kebutuhan dasar warga di tiga wilayah Banggai

Program ini relevan bagi pembaca karena sasarannya berkaitan langsung dengan akses air bersih, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, irigasi, dan mobilitas masyarakat. Keterlibatan TNI AD bersama pemerintah daerah menempatkan pembangunan tersebut sebagai bagian dari pelayanan kepada warga di wilayah Sulawesi Tengah.

Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Mirqan, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai. Gubernur Anwar Hafid bertindak sebagai inspektur upacara, sementara kegiatan tersebut juga dihadiri Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar.

Program berlangsung selama 60 hari menurut laporan lain, dengan pelibatan hingga 900 personel TNI. Laporan tersebut merinci 75 jembatan perintis, 117 sumur, dan 225 rumah tidak layak huni dalam keseluruhan sasaran fisik yang diberitakan sebagai 479 titik.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pertahanan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.